Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Atasi Krisis Air Bersih, PMI Distribusikan 105.000 Liter Air untuk Ribuan KK di Gandrungmangu dan Patimuan

badge-check

Atasi Krisis Air Bersih, PMI Distribusikan 105.000 Liter Air untuk Ribuan KK di Gandrungmangu dan Patimuan Perbesar

CILACAP, Nuansarealitanews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) terus bergerak cepat dalam mengantisipasi dan menanggulangi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah. Hari ini, PMI kembali menyalurkan bantuan air bersih gratis kepada warga terdampak kekeringan di dua wilayah sekaligus, yaitu Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu dan Desa Rawapu, Kecamatan Patimuan. Selasa, 14/07/2026.

 

 

 

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan PMI untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih layak konsumsi, tetap terpenuhi di tengah musim kemarau.

 

 

 

Hingga hari ini, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan secara cuma-cuma oleh PMI mencapai 105.000 liter (setara dengan 21 armada tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter).

 

 

 

Bantuan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh kurang lebih 1.050 Kepala Keluarga (KK) yang selama beberapa waktu terakhir kesulitan mendapatkan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, dan sanitasi.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang kesulitan.

 

 

 

Air adalah kebutuhan yang sangat vital. Hari ini armada kami menyasar Desa Cinangsi dan Desa Rawapu agar warga di sana segera mendapatkan pasokan air yang layak,” ujar Farid Ma’ruf, ketua PMI Cilacap.

 

 

Proses distribusi di lapangan berjalan dengan tertib. Warga di kedua desa tersebut menyambut antusias kedatangan armada tangki air PMI dengan membawa jeriken, ember, dan bak penampungan air masing-masing.

 

 

 

PMI menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi kekeringan di wilayah-wilayah rawan dan siap berkoordinasi dengan pihak desa maupun kecamatan setempat untuk penyaluran bantuan tahap berikutnya jika diperlukan.

 

(SAS NR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polda Bali dan Kejati Bali Perkuat Sinergi, Wujudkan Penegakan Hukum yang Profesional dan Berintegritas

14 Juli 2026 - 10:30 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN PENGECEKAN TITIK HOTSPOT DI DESA MASAHA

14 Juli 2026 - 09:59 WIB

RESPONS CEPAT POLSEK KAPUAS HULU CEK HOTSPOT DI DESA MASAHA

14 Juli 2026 - 09:38 WIB

POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN SOSIALISASI TERTIB LALU LINTAS DAN BAHAYA NAFZA

14 Juli 2026 - 09:06 WIB

Wali Kota Bandung Kembali Bertugas, Pastikan Kondisinya Sudah Pulih

14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Trending di News