Nuansarealita News. Com-Aceh Tamiang. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, memimpin langsung aksi nyata pemulihan disektor pertanian daerah melalui kegiatan Panen Raya TNI, yang berpusat di areal persawahan Kelompok Tani Sama-Sama, Kampung Seuneubok Dalam Upah. Kecamatan Bendahara, Jumat 17/07/2026.

Kegiatan tersebut sebagai strategi pemerintah daerah bersama TNI. Guna memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membangkitkan ekonomi petani lokal pascabencana banjir yang sempat melanda kawasan tersebut.
Armia Pahmi bersama-sama Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, Kajari Yudhi Syufriadi, Wakil Ketua DPR-K M. Nur, dan Wakapolres Kompol Rubby Nanda langsung mengikuti video conference (vidcon) bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk melaporkan perkembangan kegiatan program ketahanan pangan di daerah Aceh Tamiang.
Mantan Wakapolda Aceh tersebut menyampaikan, adalah sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Aceh Tamiang. Oleh sebab itu, percepatan pemulihan lahan pertanian pascabencana menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah Aceh Tamiang.
Dan “Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten, TNI, dan para petani, kita optimis wilayah yang terdampak bencana ini bisa kembali produktif dan menyokong ketersediaan pangan nasional,” ujar Armia Pahmi di sela-sela kegiatan.
Berdasarkan data di lapangan, pemulihan pascabencana ini digerakkan oleh tujuh kelompok tani di Kampung Seuneubok Dalam Upah, yakni Kelompok Tani Empang Breuh, Kelompok tani Barona, Kelompok tani Barona Muda, Kelompok tani Dang Na, Kelompok tani Meusapat Rakan, Kelompok tani Amanah Endatu, serta Kelompok tani Sama-Sama.
Tambahnya,kawasan pertanian ini memiliki Luas Baku Sawah (LBS) mencapai 231,41 hektare dengan Luas Tambah Tanam (LTT) sekitar 157 hektare. Pemerintah daerah bersama Kodim 0117/Aceh Tamiang menargetkan produktivitas rata-rata lahan pascabencana ini mampu menyentuh angka 5,2 ton gabah per hektare.
Dengan target capaian total hingga 1.201 ton gabah dari seluruh luasan lahan yang ditanam,maka panen raya ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi kesejahteraan para petani sekaligus memperkokoh komitmen swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. (AR)













