MAJALENGKA, Nuansa Realita News– Atlet esport Kabupaten Majalengka dipastikan belum dapat berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Kepastian tersebut terjadi setelah para atlet esport Majalengka belum berhasil melewati babak kualifikasi yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu.
Meski gagal pada babak kualifikasi, kondisi tersebut tidak membuat para atlet kehilangan semangat. Mereka tetap menjalani latihan dan mengikuti berbagai turnamen, baik yang diselenggarakan di wilayah Kabupaten Majalengka maupun di luar daerah.
Di tingkat Kabupaten Majalengka, atlet esport setempat masih menunjukkan performa yang cukup baik. Hal tersebut salah satunya terlihat dalam turnamen yang diselenggarakan oleh Kapolres Majalengka. Atlet esport Majalengka berhasil mewakili daerahnya untuk bertanding di tingkat Jawa Barat.
Namun, pada ajang tersebut keberuntungan belum berpihak kepada tim Majalengka sehingga harus menyimpan harapan untuk kembali meraih prestasi pada ajang berikutnya, termasuk kompetisi yang berkaitan dengan piala Kapolri.
Ketua Pengurus Besar (PB) Esport Kabupaten Majalengka, Dadan, mengatakan bahwa secara kemampuan para atlet yang dimiliki Majalengka sudah cukup baik. Namun, menurutnya, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama menyangkut kedisiplinan dan pola istirahat atlet.
“Walaupun atlet kita sudah baik, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, terutama disiplin waktu. Boleh jadi karena kurang tidur sehingga konsentrasi menjadi kurang maksimal,” ujar Dadan.
Dadan juga menyampaikan bahwa salah satu kendala yang dihadapi dalam pembinaan atlet esport Majalengka adalah belum tersedianya tempat latihan yang representatif. Menurutnya, fasilitas tersebut penting, terutama ketika atlet akan menghadapi pertandingan dan membutuhkan suasana latihan serta persiapan yang lebih terarah.
“Kita belum punya tempat yang representatif, termasuk tempat untuk karantina ketika akan bertanding,” katanya.
Meski demikian, Dadan mengaku bangga terhadap semangat para atlet esport Majalengka yang terus berlatih dan berkompetisi. Ia berharap kegagalan pada babak kualifikasi Porprov 2026 dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
Sebagai catatan, esport Kabupaten Majalengka sebelumnya pernah menorehkan prestasi pada Porprov 2022 dengan meraih medali emas pada cabang Mobile Legends yang saat itu masih berstatus sebagai cabang eksibisi.
Untuk menjaga keberlangsungan pembinaan, PB Esport Majalengka juga terus berupaya mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet baru. Salah satunya melalui berbagai turnamen yang diselenggarakan komunitas esport yang ada di Kabupaten Majalengka.
Upaya tersebut dilakukan meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak talenta muda Majalengka yang mampu berkembang dan membawa nama daerah dalam kompetisi esport di tingkat regional maupun nasional.
“Yang penting kita tetap semangat. Kita terus mencari bakat melalui turnamen-turnamen yang digelar komunitas esport di Majalengka, walaupun masih banyak keterbatasan,” pungkas Dadan.
DN







