Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Gubernur Akmil bekali wawasan kebangsaan siswa pelatihan Pertamina

badge-check


					Gubernur Akmil bekali wawasan kebangsaan siswa pelatihan Pertamina Perbesar

Jateng, NR –  Gubernur Akademi Militer (Akmil) Magelang Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar memberikan pengarahan pembekalan wawasan kebangsaan dan antiradikalisme kepada para siswa peserta pelatihan Pertamina di Gedung Leo Kailola Akmil, Senin (10/11/2025).

 

Mayor Jenderal TNI Rano Tilaar di Magelang, Senin, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan semangat nasionalisme, serta menumbuhkan kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme dan intoleransi di kalangan generasi muda.

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Akmil menyampaikan materi bertema “Radikal Kiri, Radikal Kanan, dan Wawasan Kebangsaan”.

 

Ia menegaskan bahwa setiap agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan dan kedamaian, namun sering kali para pengikutnya salah dalam menafsirkan dan menjabarkannya, sehingga menimbulkan paham ekstrem yang dapat mengancam persatuan bangsa.

 

Ia menjelaskan paham radikal kiri dan radikal kanan sama-sama berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa apabila tidak diwaspadai.

 

Radikal kiri cenderung bersifat ideologis berakar pada komunisme dan sosialisme ekstrem, sedangkan radikal kanan berwujud fundamentalisme yang menolak konsensus nasional.

 

Menurut dia, kedua paham tersebut dapat berkembang melalui media sosial, propaganda digital, serta jaringan lintas negara yang mengancam stabilitas nasional.

 

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda, termasuk para peserta pelatihan, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Ia menegaskan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan dasar yang sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

 

“Kita harus menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat bela negara, serta tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang ingin memecah belah bangsa,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Gelar Wisuda Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026

13 Mei 2026 - 15:04 WIB

25 Ekor Sapi Diduga Lolos ke Jawa, Kasus SKH Palsu di Gilimanuk Disorot: Nama Oknum Polisi Disebut, Penyidik Dipertanyakan

13 Mei 2026 - 15:01 WIB

Percepat Ekonomi Kerakyatan, Danrem 102/Pjg Tinjau Progres Pembangunan KDKMP di Kotawaringin Timur

13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Personil polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

13 Mei 2026 - 08:51 WIB

Personil Polsek kapuas tengah Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

13 Mei 2026 - 08:49 WIB

Trending di News