Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Antara Pelalu UMKM dan AI

badge-check


					Antara Pelalu UMKM dan AI Perbesar

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini mendapatkan angin segar dalam upaya meningkatkan kualitas produk mereka tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk studio foto. Melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), peserta diajarkan cara mengedit foto produk agar terlihat profesional hanya dengan menggunakan handphone.

 

Narasumber dalam BIMTEK tersebut menekankan bahwa AI telah merevolusi proses kreatif yang tadinya eksklusif menjadi sangat mudah diakses oleh semua kalangan.

 

“Keuntungan penggunaan AI sangat luar biasa. Tadinya untuk foto produk harus sewa studio dan sebagainya. Sekarang, benar-benar hanya pakai handphone kemudian diedit, dan produk bisa terlihat profesional bahkan sampai siap dijadikan konten video,” jelas narasumber dalam sesi wawancara.

 

Fokus Bukan pada Aplikasi, tetapi Pemanfaatan

 

Materi BIMTEK ini disusun secara komprehensif, dimulai dari pemahaman fondasi dan cara pikir tentang AI, persiapan kreatif, hingga praktik langsung pembuatan foto, video, dan penggabungan semuanya menjadi satu konten utuh.

 

Ketika ditanya mengenai aplikasi AI terbaik yang bisa digunakan masyarakat awam, narasumber memberikan pandangan menarik.

 

“Semua aplikasi bagus. Intinya, jangan terpatok pada software-nya, tetapi bagaimana cara memanfaatkannya. Karena teknologi akan terus berkembang. Masyarakat bahkan bisa bertanya langsung pada AI: ‘Saya mau bikin gambar bagusnya pakai apa ya?’ nanti AI akan memberikan rekomendasinya,” tambahnya.

 

Model Pembelajaran Hybrid dan Peserta Campuran

 

Kegiatan BIMTEK ini diselenggarakan dengan model online-offline (hybrid) untuk menjangkau peserta yang lebih luas. Pertemuan tatap muka (offline) ditujukan agar peserta bisa bertanya langsung dan mendapatkan panduan.

 

Peserta BIMTEK datang dari latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa hingga ibu-ibu. Keragaman ini justru menjadi kekuatan.

 

“Alhamdulillah, kami bisa saling bantu. Yang muda-muda (mahasiswa) bisa lebih cepat menerima materi online dan membantu peserta lain saat pertemuan offline,” ujar narasumber, menjelaskan suasana belajar yang kolaboratif.

 

Program ini masih menyisakan satu sesi lagi untuk menyatukan seluruh materi menjadi video produk utuh. Untuk keberlanjutan program pada tahun berikutnya, penyelenggara berharap ada batch lanjutan, meskipun hal tersebut masih menunggu keputusan dari pihak Ekraf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKUKAN IMBAUAN CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

9 Mei 2026 - 10:06 WIB

TINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP ILLEGAL LOGGING POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASI

9 Mei 2026 - 10:04 WIB

CEGAH AKTIVITAS PEMBALAKAN LIAR POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISIASIKAN LARANGAN ILLEGAL LOGGING

9 Mei 2026 - 09:56 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISIASI CEGAH ADANYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA

9 Mei 2026 - 09:40 WIB

SMAIT Harapan Umat Karawang Gelar HARFEST 2.0

9 Mei 2026 - 09:01 WIB

Trending di News