Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Majalengka Bergerak : Desa Jadi Garda Depan Pendidikan Kesetaraan!

badge-check


					Majalengka Bergerak : Desa Jadi Garda Depan Pendidikan Kesetaraan! Perbesar

Majalengka, NR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menegaskan komitmennya dalam memperkuat program pendidikan kesetaraan melalui peran aktif Pemerintah Desa.

 

Selain penganggaran, pemerintah juga menekankan perlunya pendampingan, fasilitasi, serta penguatan regulasi agar desa-desa lebih mudah menganggarkan program tersebut.

 

Hal itu dikatakan Bupati Majalengka, H.Eman Suherman saat membuka kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan ATS melalui Pendidikan Kesetaraan dalam rangka Akselerasi Capaian RLS bertempat di Hotel Fitra, Kamis (20/11/2025).

 

Bupati mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memastikan seluruh perangkat desa dapat mengalokasikan Dana Desa guna mendukung Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C.

 

” Saya minta desa harus memiliki data Akhir Tingkat Sekolah (ATS) warganya usia 24 tahun dengan akurat sehingga intervensi pendidikan dapat tepat sasaran.

Pendidikan bukan hanya urusan sekolah atau Dinas Pendidikan semata, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk Pemerintah Desa. Karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, serta lembaga penyelenggara pendidikan kesetaraan diajak untuk bersinergi lebih kuat dan melakukan integrasi program.” jelas Bupati.

 

Sinergi lintas sektor menurut Bupati diharapkan mampu memastikan penanganan ATS dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kabupaten Majalengka dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan berdampak.

 

Bupati berharap OPD terkait juga diminta turut mendukung program pemberdayaan. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) diminta untuk menghadirkan tenaga penyuluh pertanian bagi peserta PKBM. Sementara Dinas Koperasi dan UMKM diharapkan memberikan pelatihan wirausaha guna meningkatkan keterampilan masyarakat.

 

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), H. Muhamad Umar Ma’ruf menambahakan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Rata -rata Lama Sekolah (RLS) yang lebih tinggi, angka putus sekolah yang menurun, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat menjadi target utama.

 

Data RLS tahun 2025 menunjukkan bahwa Kabupaten Majalengka masih berada di bawah angka nasional maupun Provinsi Jawa Barat. Majalengka tahun 2025 tercatat sebesar 7,81 tahun, jauh lebih rendah dibandingkan RLS Nasional 9,07 tahun dan RLS Jawa Barat 9,14 tahun.

 

“Melalui sinergi dan komitmen kita semua, saya yakin Majalengka dapat mempercepat peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), menurunkan angka ATS, dan memperkuat kualitas SDM untuk Majalengka yang lebih baik,” tegasnya.

 

Dinas Pendidikan menargetkan peningkatan signifikan RLS dalam beberapa tahun mendatang melalui penanganan terpadu, kolaboratif, dan berkesinambungan.

 

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MOU dengan Desa untuk mewujudkan kesetaraan pendidikan di desa – desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMAIT Harapan Umat Karawang Gelar HARFEST 2.0

9 Mei 2026 - 09:01 WIB

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN PATROLI SIANG DI ATM, JAGA KONDUSIFITAS WILAYAH 

9 Mei 2026 - 08:19 WIB

POLSEK KAPUAS HULU PATROLI DI PERBANKAN, INGATKAN KEWASPADAAN DAN JUGA SINERGI KEAMANAN

9 Mei 2026 - 08:09 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISASI DAMPAK JANGKA PANJANG DISEBABKAN ILLEGAL MINING

9 Mei 2026 - 08:04 WIB

LAKUKAN SOSIALISASI POLSEK KAPUAS HULU CEGAH ILLEGAL MINING DAN PEMAKAIAN BAHAN KIMIA

9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Trending di News