Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

DPRD Cilacap ‘Sentil’ Kualitas Proyek Gandrungmangu: Anggaran Diperkuat, Mutu Dipertanyakan!

badge-check


					DPRD Cilacap ‘Sentil’ Kualitas Proyek Gandrungmangu: Anggaran Diperkuat, Mutu Dipertanyakan! Perbesar

Cilacap, nuansareallitanews.com. Kunjungan kerja Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gandrungmangu, Kamis (27/11/2025), tak hanya menjadi ajang serap aspirasi, namun juga menjadi momen pedas bagi kontraktor dan pelaksana proyek.

 

 

Meskipun datang dengan janji dukungan anggaran yang memadai untuk infrastruktur dan penyuluhan pertanian, Komisi B—melalui sorotan tajam—menyiratkan bahwa kualitas pembangunan di lapangan masih jauh panggang dari api.

 

 

“Fokus Pada Spesifikasi Teknik: Peringatan Dini untuk Kualitas

Acara diawali dengan penegasan dari Kepala Bidang (Kabid) Sarana prasarana Dinas Pertanian “Agung” mengenai pentingnya kepatuhan mutlak terhadap spesifikasi teknis.

“Struktur pembangunan di wilayah kita harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

 

Hal ini krusial untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur pertanian,” ujar Agung, seolah memberikan peringatan dini kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek.

Peringatan ini menjadi relevan seketika, mengingat aspirasi dewan yang hadir kemudian menunjuk adanya masalah.

 

 

“Anggaran Siap, Mutu “Ambyar”: Kritik Pedas dari Senayan Cilacap

Sesi diskusi memanas ketika anggota dewan dari Fraksi PKB, Didi Yudi Chayadi, angkat bicara.

 

 

Di satu sisi, Didi menjamin komitmen kuat dewan untuk mengucurkan dukungan anggaran demi meningkatkan kesejahteraan petani dan hasil panen di Gandrungmangu. Ini adalah angin segar yang dinanti-nanti.

 

 

Namun, angin segar tersebut seketika berubah menjadi badai kritik. Didi terang-terangan melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan program infrastruktur. Ia menilai, pekerjaan di beberapa titik belum mencapai standar kualitas yang diharapkan dan masih terdapat kekurangan signifikan.

 

 

“Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kecepatan, tapi harus pada mutu dan kebermanfaatan jangka panjang. Jangan sampai dukungan anggaran besar, hasilnya ‘ambyar’ di lapangan!” cetus Didi, menuntut agar dana rakyat tidak disia-siakan untuk infrastruktur yang cepat rusak.

 

 

“Aksi ‘Blusukan’ Tanda Keseriusan: Dewan Sidak Langsung ke Lokasi

Tak puas hanya mendengar laporan, Komisi B menutup kunjungan dengan agenda yang paling ditunggu: monitoring langsung ke lokasi pekerjaan.

 

 

Anggota dewan bersama konsultan turun langsung ke lapangan untuk memeriksa progres dan kualitas proyek yang sedang berjalan.

 

Langkah sidak (inspeksi mendadak) ini merupakan isyarat tegas dari dewan:

 

 

mereka tidak akan mentolerir proyek abal-abal. Kunjungan lapangan ini adalah upaya konkret untuk memastikan bahwa dukungan anggaran yang dijanjikan benar-benar diwujudkan dalam infrastruktur yang kokoh dan berkualitas, bukan sekadar janji manis di atas kertas.

 

(Sas NR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ujian Dalam Hidup

9 Mei 2026 - 03:29 WIB

Peradi Profesional Resmi Dilantik, Gaungkan Reformasi Advokat Modern dan Berintegritas

9 Mei 2026 - 03:27 WIB

Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Jasa Raharja, Ditjen Hubdat dan Korlantas Polri Tinjau Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

9 Mei 2026 - 03:25 WIB

Piket polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

8 Mei 2026 - 14:19 WIB

Piket Polsek Kapuas Tengah laksanakan PAM shalat Jum’at di masjid Al Furqon Pujon.

8 Mei 2026 - 14:16 WIB

Trending di News