Magetan – Nuansarealitanews.com. —
Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) kembali digelar di Kabupaten Magetan sebagai upaya konkret mendukung pencegahan dan penurunan angka stunting. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Kawedanan pada Selasa (29/7/2025) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.

Kepala Dinas Kesehatan Magetan, dr. Rohmad Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada kualitas generasi masa depan. Ia menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara kolaboratif antar sektor.
Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tapi berkaitan dengan tumbuh kembang otak dan kecerdasan. Pencegahannya tidak bisa hanya oleh dinas kesehatan saja, tapi harus bersama-sama, termasuk dengan sektor perikanan yang menyediakan sumber gizi hewani yang sangat dibutuhkan,” terang dr. Rohmad Hidayat.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Magetan telah menetapkan beberapa desa lokus stunting, termasuk di wilayah Kawedanan. Oleh karena itu, kegiatan seperti GEMARIKAN ini menjadi sangat relevan dalam upaya edukasi masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, drh. Nur Hariyani, menyoroti pentingnya menjadikan ikan sebagai sumber protein utama dalam menu keluarga. “Ikan kaya akan omega-3 dan nutrisi penting lainnya yang sangat dibutuhkan dalam masa tumbuh kembang anak. Melalui GEMARIKAN, kita ajak masyarakat agar tidak ragu mengonsumsi ikan setiap hari,” ujarnya.
Acara ini juga diramaikan dengan demo masak olahan ikan bergizi, edukasi pola makan sehat untuk anak, serta pembagian paket ikan segar kepada para peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan kader posyandu.
Camat Kawedanan, Ari Budi Astuti, S. STP, M.Si., turut menyampaikan dukungannya dan berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut di desa-desa wilayahnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan angka stunting di Magetan, khususnya wilayah Kawedanan, terus menurun dan tercipta generasi masa depan yang lebih sehat dan cerdas. (agus)












