Ampah, Kalteng – Udara pagi yang sejuk di Desa Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Minggu (10/8/2025) dimanfaatkan personel Polsek Dusun Tengah untuk melakukan pendekatan berbeda dalam menyampaikan pesan kamtibmas. Alih-alih menggelar rapat formal, para polisi memilih turun langsung berbaur dengan warga di tengah pemukiman.


Dengan gaya santai layaknya tetangga, personel polisi menyambangi rumah-rumah warga sambil menyelipkan pesan penting tentang larangan membakar hutan dan lahan. “Kami ingin masyarakat paham bahwa membakar lahan bukan hanya masalah hukum, tapi juga ancaman serius bagi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar salah satu personel sambil membagikan brosur informatif.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga. Beberapa petani mengaku selama ini terbiasa membuka lahan dengan cara dibakar karena dianggap paling praktis. “Baru hari ini kami dapat penjelasan lengkap tentang dampak jangka panjangnya. Ternyata sangat berbahaya untuk pernapasan anak-anak kami,” tutur seorang warga.
Puncak kegiatan diwarnai dengan aksi simbolis pembentangan spanduk larangan membakar hutan dan lahan yang dilakukan bersama warga. Momen kebersamaan ini sengaja diabadikan untuk menguatkan komitmen bersama menjaga lingkungan.
“Pendekatan kekeluargaan seperti ini terbukti lebih efektif. Warga tidak merasa dihakimi, tapi justru diajak bersama-sama mencari solusi,” jelas perwakilan Polsek Dusun Tengah. Dalam kesempatan ini, polisi juga menyampaikan alternatif pembukaan lahan tanpa bakar yang lebih ramah lingkungan.
Selain isu lingkungan, dalam obrolan santai tersebut terselip juga pesan-pesan kamtibmas. Mulai dari pentingnya menjaga keamanan lingkungan, hingga imbauan waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan yang mungkin terjadi di wilayah pedesaan.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan makan bersama, mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Sebuah langkah kecil yang diharapkan bisa membawa perubahan besar bagi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keamanan bersama.(Joe)












