Pematang Karau, 10 Agustus 2025 — Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak negatif yang ditimbulkannya, personel Polsek Pematang Karau melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Himbauan Stop Membakar Hutan dan Lahan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.


Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di wilayah hukum Polsek Pematang Karau, dengan sasaran utama masyarakat desa yang berada di wilayah Kecamatan Pematang Karau. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian dalam mendukung program nasional pengendalian karhutla, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Pematang Karau menyampaikan himbauan langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan atau hutan dengan cara dibakar. Penekanan diberikan pada bahaya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas sosial, serta merusak ekosistem dan menyebabkan pencemaran lingkungan secara luas.
Sebagai bentuk komitmen dan penguatan pesan, kegiatan juga diisi dengan foto bersama warga sambil membentangkan spanduk “STOP PEMBAKARAN HUTAN DAN LAHAN”. Spanduk tersebut memuat informasi penting terkait ancaman sanksi pidana bagi pihak-pihak yang secara sengaja membuka lahan atau hutan dengan cara membakar, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dari hasil kegiatan, terlihat antusiasme serta pemahaman yang baik dari masyarakat Kecamatan Pematang Karau. Masyarakat menyatakan mendukung langkah Kepolisian dan menyadari bahwa pembakaran hutan maupun lahan bukan solusi yang bijak, karena dapat menimbulkan bencana serta merugikan semua pihak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan kondusif dan terkendali, tanpa adanya hambatan yang berarti.
Polsek Pematang Karau berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, dan turut serta dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah. “Bersama Kita Jaga Alam, Demi Masa Depan yang Lebih Baik.” (Joe)












