Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Wamendagri Apresiasi Kota Bandung Tercepat Aktifkan Siskamling

badge-check


					Wamendagri Apresiasi Kota Bandung Tercepat Aktifkan Siskamling Perbesar

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, memberikan apresiasi khusus kepada Kota Bandung yang dinilainya sebagai salah satu daerah tercepat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).

 

Hal itu Bima ber-siskamling bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di RW 07, 05, dan 03 Kelurahan Cisaranten Kidul, Senin 8 September 2025 malam.

 

“Pak Wali, hatur nuhun. Saya melihat Kota Bandung adalah salah satu yang tercepat di republik ini untuk bergerak mengaktivasi siskamling. Yang lain masih harus terus didorong-dorong oleh Pak Menteri,” kata Bima.

 

Menurutnya, arahan Presiden RI sangat jelas agar seluruh kepala daerah segera menggerakkan warga melalui siskamling. Sistem ini bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memperkuat soliditas warga.

 

“Siskamling ini bukan untuk membungkam aspirasi warga. Demokrasi membuka ruang bagi siapapun untuk berbicara selama tidak mengganggu ketertiban. Tetapi kita harus pastikan tidak ada provokasi, tidak ada penumpang gelap yang mengganggu ketenangan masyarakat,” tegasnya.

 

Bima menuturkan, upaya mencegah provokasi menjadi alasan penting kenapa siskamling perlu diaktifkan kembali.

 

“Kalau ada orang tak dikenal atau informasi mencurigakan, bisa segera direspons bersama-sama. Dengan begitu, potensi provokasi bisa dicegah sejak awal,” jelasnya.

 

Selain itu, Bima mendorong keterlibatan generasi muda dalam sistem keamanan lingkungan.

 

“Hari ini kita perlu mengenalkan siskamling kepada Gen Z dan milenial agar tumbuh rasa peduli dan tanggung jawab,” katanya.

 

“Kami ingin sistem ini berjalan berkelanjutan. Jangan sampai setelah seremonial semua bubar. Bandung bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam menjaga keamanan sekaligus mencegah provokasi,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, prinsip warga jaga warga, warga jaga kota sudah dijalankan sejak 30 Agustus lalu.

 

“Pertahanan paling kuat kita tetap warga. Bukan hanya soal keamanan, tapi juga kesejahteraan,” kata Farhan.

 

Suasana monitoring berlangsung hangat. Warga bersama jajaran pemerintah dan Forkopimda menikmati gorengan serta kukuluban sambil berdialog santai. Warga pun menyatakan kesiapan mereka menjaga lingkungan bersama.

 

Selain berinteraksi dengan warga, Pemkot Bandung bersama Kemendagri juga memberikan bantuan kepada warga kurang mampu.

 

Turut hadir Wakil Wali Kota Erwin, Sekda Iskandar Zulkarnain, serta sejumlah kepala dinas. (rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Adwil Kemendagri bersama Bupati ATAM Tinjau Instalasi Air Bersih

11 Mei 2026 - 06:02 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN IMBAUAN KEPADA MASYARAKAT GUNA CEGAH LAHGUN NARKOBA

11 Mei 2026 - 06:01 WIB

Camat Poncol Turun Langsung, Mujayin Sambangi Warga Difabel dan Salurkan Bantuan Pribadi

11 Mei 2026 - 05:59 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN IMBAUAN SEBAGAI UPAYA CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

11 Mei 2026 - 05:53 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASIKAN CEGAH TERJADI KEBAKARAN HUTAN SERTA LAHAN

11 Mei 2026 - 05:00 WIB

Trending di News