CILACAP, nuansarealitanews.com. Lapangan Desa Gunungtelu, Kecamatan Karangpucung, pagi itu, Rabu (8/10/2025), diselimuti semangat yang membara.

Ratusan wajah dari unsur TNI, Polri, pelajar, hingga masyarakat lokal tampak antusias berbaris rapi.
Mereka berkumpul untuk menyaksikan pembukaan program mulia:
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digagas oleh Kodim 0703/Cilacap.
Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Cilacap, Dr. Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Suasana khidmat dan penuh makna mengiringi upacara yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.10 WIB, disaksikan oleh sekitar 1.000 peserta dan tamu undangan dari berbagai elemen.
Sinergi dan Kemanunggalan dalam Aksi Nyata
Dalam amanatnya, Bupati Syamsul Auliya Rachman menegaskan bahwa TMMD ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ini merupakan wujud sinergi dan gotong royong yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
“TMMD adalah wujud sinergi dan gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujar Bupati.
Tahun 2025 menjadi tahun yang padat bagi Cilacap, karena TMMD Sengkuyung Tahap IV di Gunungtelu ini menutup rangkaian empat kali pelaksanaan TMMD sepanjang tahun, menyusul di Desa Bojong (Tahap I), Desa Kaliwungu (Reguler ke-124), dan Desa Gintungreja (Tahap III).
Infrastruktur dan Pemberdayaan Menjadi Fokus Utama
Kegiatan di Desa Gunungtelu difokuskan pada dua sasaran penting:
Sasaran Fisik: Membangun infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga.
Ini meliputi pembangunan rabat beton sepanjang total 950 meter untuk memperlancar akses jalan dan transportasi hasil pertanian, pembangunan gorong-gorong, serta Pemugaran 4 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berkat dukungan CSR Bank Jateng.
Selain itu, ada pula pipanisasi air bersih untuk 60 Kepala Keluarga melalui CSR Baznas.
Sasaran Nonfisik: Berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas hidup masyarakat.
Serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pelayanan publik digelar, seperti pengobatan gratis, sosialisasi pencegahan stunting, pelatihan kewirausahaan dan UMKM, serta pembuatan pupuk organik.
Tujuannya agar masyarakat memiliki keterampilan baru dan mampu membangun desa secara mandiri.
Total anggaran untuk TMMD Sengkuyung Tahap IV ini mencapai sekitar Rp 855 juta, yang merupakan kolaborasi pendanaan dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Cilacap, serta dukungan hangat dari CSR Bank Jateng dan Baznas.
Merayakan Semangat TNI dan Harapan Masa Depan
Pelaksanaan TMMD kali ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Cilacap dan masyarakat, kami mengucapkan Dirgahayu ke-80 TNI.
Bersama rakyat, TNI kuat!” seru Bupati menutup sambutannya sebelum secara resmi membuka kegiatan.
Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial simbolis dan penanaman pohon, menandai dimulainya kegiatan TMMD yang dijadwalkan berlangsung hingga November 2025.
Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf Andi Aziz, menambahkan, “TMMD bukan sekadar membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kemandirian masyarakat.”
Dengan perencanaan matang, sinergi lintas sektor yang solid, dan partisipasi aktif warga, TMMD Sengkuyung Tahap IV di Gunungtelu ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, mempercepat pembangunan pedesaan, dan mempererat ikatan antara TNI dengan rakyat di Kabupaten Cilacap.
(Sas NR)












