Sukamara – Dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan berintegritas, Seksi Pengawasan (Siwas) bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (SiPropam) Polres Sukamara melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada seluruh personel Polres Sukamara terkait implementasi Whistle Blower System (WBS) dan SP4N LAPOR.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada personel Polri tentang pentingnya sistem pelaporan internal maupun eksternal sebagai sarana dalam mencegah dan menindaklanjuti pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam arahannya, Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasiwas Polres Sukamara, menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres Sukamara dalam mendukung program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) Polri. Program ini menekankan pentingnya profesionalisme, keterbukaan informasi, dan sistem pengawasan yang efektif di setiap lini organisasi.
“Melalui Whistle Blower System dan SP4N LAPOR, baik masyarakat maupun anggota Polri dapat melaporkan dugaan pelanggaran secara anonim dan terlindungi. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai lembaga yang akuntabel, transparan, dan berintegritas,” ujar Kasiwas.
Sosialisasi ini juga menyoroti mekanisme pelaporan melalui dua platform tersebut, di mana WBS berfokus pada pengaduan internal di lingkungan Polri, sementara SP4N LAPOR menjadi sarana pengaduan masyarakat secara nasional yang dikelola pemerintah. Kedua sistem ini diharapkan dapat menjadi jembatan efektif dalam mewujudkan pelaksanaan tugas kepolisian yang bersih dari penyimpangan.
Melalui kegiatan ini, seluruh personel Polres Sukamara diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai etika profesi, menjaga kejujuran, serta mengedepankan prinsip transparansi dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta sosialisasi.












