Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Pemko Palangkaraya

BPBD Palangka Raya Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

badge-check


					BPBD Palangka Raya Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem Perbesar

MEDIA CENTER, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menyusul peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang diprakirakan berlangsung hingga 8 November 2025.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana, terutama di wilayah yang kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi mengatakan pihaknya telah memetakan 10 kelurahan yang menjadi fokus pengawasan, yakni kelurahan Langkai, Palangka, Pahandut, Pahandut Seberang dan Bereng Bengkel. Kemudian kelurahan Kameloh Baru, Danau Tundai, Marang, Tumbang Tahai, Tangkiling, dan Sei Gohong.

“Selain memetakan kelurahan rawan banjir, kami juga secara rutin melakukan patroli di sepanjang bantaran Sungai Kahayan dan Sungai Rungan yang melintasi Kota Palangka Raya,” ujar Heri, Selasa (4/11/2025).

Dua aliran sungai besar itu, lanjutnya, menjadi fokus utama karena memiliki potensi meluap saat curah hujan tinggi di wilayah hulu.

“Kami terus melakukan pemantauan dan patroli di kawasan bantaran Sungai Kahayan dan Sungai Rungan. Dua kawasan ini yang paling berpotensi terdampak bila curah hujan tinggi di wilayah hulu,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD juga melakukan koordinasi dengan relawan, pemerintah kelurahan, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) di lapangan. Kegiatan yang dilakukan antara lain memperbarui laporan kondisi debit air, menyiapkan peralatan evakuasi, serta mengaktifkan jejaring komunikasi darurat di setiap wilayah rawan banjir.

Selain kesiapan teknis, BPBD juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi genangan dan banjir, terutama saat hujan deras berlangsung dalam durasi lama.

“Kami minta masyarakat tidak lengah. Bila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba, segera laporkan ke BPBD atau aparat kelurahan terdekat,” tegas Heri.

Lebih lanjut, Heri juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan angin kencang yang berpotensi terjadi hingga akhir pekan. Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan aliran sungai, serta selalu memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG dan BPBD melalui kanal resmi pemerintah. (MC/NR/rni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ini Unggulan Pemko Palangka Raya Di Stan EXPO Kalteng 2026

20 Mei 2026 - 12:18 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas Malam Hari, Anggota Polsek Kapuas Timur Melaksanakan Patroli Dialogis kepada Warga Masyarakat

6 Februari 2026 - 07:15 WIB

Tekan Kemiskinan, Pemko Palangka Raya Komiitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Peluang Kerja

24 November 2025 - 12:50 WIB

Disdukcapil Palangka Raya Pastikan Stok Blanko E-KTP Aman hingga 2026

24 November 2025 - 12:46 WIB

Pertamina Optimalkan Pasokan BBM di Kalimantan Tengah

24 November 2025 - 12:43 WIB

Trending di Pemko Palangkaraya