Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Pemko Palangkaraya

Percepatan Penurunan Angka Stunting Melalui Perencanaan Pembangunan Terintegrasi

badge-check


					Percepatan Penurunan Angka Stunting Melalui Perencanaan Pembangunan Terintegrasi Perbesar

NUANSA REALITA, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui perencanaan pembangunan yang terarah dan terintegrasi lintas sektor.

Hal tersebut disampaikan Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palangka Raya, Jayani, saat membuka Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2025, di Aula Peteng Karuhei II, Senin (10/11/2025).

Jayani menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting. Ia menegaskan bahwa perencanaan yang matang dan berbasis data menjadi kunci utama dalam memastikan kebijakan yang tepat sasaran.

“Pra Musrenbang tematik ini menjadi wadah penting untuk memastikan seluruh program dan intervensi terhadap penurunan stunting dapat terencana secara konvergen, terukur, dan berkelanjutan. Tujuannya agar target penurunan stunting nasional maupun daerah dapat tercapai,” ujarnya.

Jayani menjelaskan, pemerintah pusat telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting sebagai payung hukum yang mengatur strategi nasional dan memperkuat kelembagaan pelaksana di berbagai tingkat pemerintahan. Selain itu, Surat Edaran Kemendagri Nomor 400.5.7/1685/Bangda Tahun 2025 juga menegaskan pentingnya pelaksanaan aksi konvergensi melalui 31 indikator dari enam kelompok sasaran utama.

Lebih lanjut, Jayani menyebutkan bahwa Pemko Palangka Raya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp25,8 miliar untuk mendukung program pencegahan dan penurunan stunting di tahun berjalan. Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan kapasitas kelembagaan di tingkat kelurahan dan masyarakat.

“Dengan anggaran ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Palangka Raya mendapatkan akses terhadap gizi yang cukup, layanan kesehatan yang berkualitas, serta lingkungan tumbuh kembang yang sehat,” ungkapnya.

Jayani juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah, lembaga vertikal, dan masyarakat dalam mewujudkan Palangka Raya bebas stunting. Menurutnya, keberhasilan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif semua pihak.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan masyarakat dan dunia usaha. Ini adalah kerja bersama demi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Ia berharap, hasil dari Pra Musrenbang Tematik ini dapat menjadi acuan konkret dalam penyusunan program pembangunan tahun 2026, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia di Kota Palangka Raya.

“Semoga apa yang kita rencanakan hari ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (MC/NR/rni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ini Unggulan Pemko Palangka Raya Di Stan EXPO Kalteng 2026

20 Mei 2026 - 12:18 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas Malam Hari, Anggota Polsek Kapuas Timur Melaksanakan Patroli Dialogis kepada Warga Masyarakat

6 Februari 2026 - 07:15 WIB

Tekan Kemiskinan, Pemko Palangka Raya Komiitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Peluang Kerja

24 November 2025 - 12:50 WIB

Disdukcapil Palangka Raya Pastikan Stok Blanko E-KTP Aman hingga 2026

24 November 2025 - 12:46 WIB

Pertamina Optimalkan Pasokan BBM di Kalimantan Tengah

24 November 2025 - 12:43 WIB

Trending di Pemko Palangkaraya