Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Abdulah Geram Dan Membongkar Spanduk Yang Bertuliskan Namanya

badge-check


					Abdulah Geram Dan Membongkar Spanduk Yang Bertuliskan Namanya Perbesar

Nuansarealitanews.com, Kotawaringin Timur (Kalteng) – Tokoh masyarakat Desa Menjalin Abdulah geram dan membongkar spanduk yang terpasang di atas puluhan lahan warga Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kamis (13/11/2025).

 

Abdulah geram terhadap oknum yang tidak diketahui ini, lantaran memasang spanduk di atas lahan orang dan bertuliskan namanya.

 

Pembongkaran spaduk ini juga disaksikan oleh beberapa orang Parenggean dan diikuti dua orang anggota Polsek Parenggean untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

 

Ketika dijumpai media ini di lahan kebun kelapa sawit milik pak Husni, tokoh masyarakat Desa Menjalin Abdulah mengatakan. ” Saya tidak pernah memiliki, membeli atau tidak pernah menjual. Jadi tanah ini memang benar milik warga Parenggean yang digarap mereka pada tahun 1952,

 

Kemudian yang kedua digarap pada 1971 batas parit, nama orang-orang yang menggarap pada tahun 1952 1.Julak Ijul, Arman, Arsin, Sapi’i, Ibusuri, Amang Bangking, dan Samat Jukung. Semuanya orang Parenggean desa Menjalin waktu itu belum ada, ” Ujar Abdulah

 

” Ini alasannya spanduk dilepas, karena aku menyaksikan tanah ini memang benar-benar hak milik orang Parenggean, ” Katanya

 

“Dari awal sampai kepada hari ini aku menyaksikan. Benar tanah ini memang benar hak orang Parenggean, bapak Adul saksi hidup dari zaman pembukaan lahan, ” Ujarnya

 

Seiring waktu berjalan tanah ladang berpindah dengan luasan kurang lebih 22 hektare garapan orang Parenggean pada tahun 1952 ini, sekarang sudah berpindah tangan ke Pak Husni.

 

Pak Husni mendapatkan tanah ini dengan cara membeli dari beberapa orang Parenggean yang juga penerus seperti

Hartani, Nasrun, Idari sukur, Hasim, Pairin. Sekarang tanah ladang berpindah ini sudah ditanami kelapa sawit dan berubuah pasir.

 

(Umar K)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengelolaan DD Cipasung Lemahsugih TA 2024-2025 Diduga Tidak Jelas, Rp. 286 Juta Lebih Menjadi Tanda Tanya Besar

9 Mei 2026 - 13:43 WIB

PAMAPTA III POLRES SERUYAN PATROLI DIALOGIS DI SPBU, CEGAH PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI DAN GANGGUAN KAMTIBMAS

9 Mei 2026 - 13:35 WIB

POLSEK HANAU PATROLI DIALOGIS, SISIR ATM DAN PASAR SAIK

9 Mei 2026 - 13:25 WIB

PERSONEL GABUNGAN POLRES SERUYAN AMANKAN LATIHAN INTENSIF ATLET PORPROV CABANG MOTOPRIX

9 Mei 2026 - 13:20 WIB

KAPOLSEK HANAU KOORDINASI KAMTIBMAS DENGAN TOKOH MASYARAKAT KECAMATAN DANAU SELULUK

9 Mei 2026 - 13:13 WIB

Trending di News