Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Farhan: Pengendalian Sampah tak Sekedar Urusan Kebersihan tetapi Mitigasi Bencana

badge-check


					Farhan: Pengendalian Sampah tak Sekedar Urusan Kebersihan tetapi Mitigasi Bencana Perbesar

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, pengendalian sampah bukan lagi sekadar urusan kebersihan, tetapi bagian dari mitigasi bencana yang harus dilakukan secara sistematis oleh seluruh elemen masyarakat.

 

Farhan menyoroti kondisi Kota Bandung yang memiliki tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama sampah organik yang menjadi penyumbang terbesar timbulan harian.

 

Ia meminta para lurah, camat, hingga pengurus RW dan RT untuk memperkuat strategi penanganan sampah berbasis masyarakat.

 

“Sampah bukan hanya masalah estetika, tapi juga bagian dari potensi bencana. Kalau tidak dikelola dari sumbernya, maka setiap hujan deras, kita akan menghadapi genangan dan banjir. Karena itu saya minta kelurahan dan kecamatan memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan lebih disiplin, lebih terukur,” ujar Farhan Siskamling Siaga Bencana ke-35 di Kelurahan Kebon Jeruk Kamis, 13 November 2025 malam.

 

Ia mengingatkan pentingnya edukasi dan pembiasaan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga.

 

Upaya seperti pengomposan mandiri, pemanfaatan bank sampah, serta kedisiplinan jam pembuangan harus kembali diperkuat.

 

Pemerintah Kota Bandung, lanjutnya, akan terus memperbaiki infrastruktur dan layanan persampahan, namun keberhasilan tetap membutuhkan peran aktif warga.

 

Selain soal sampah, Farhan memohon agar warga memahami hakikat Siskamling Siaga Bencana sebagai ruang kolaborasi untuk mencegah berbagai risiko lingkungan.

 

“Kesiapsiagaan bukan hanya soal kebakaran atau gempa, tapi juga pengendalian masalah yang sering kita anggap sepele. Tumpukan sampah yang menyumbat drainase bisa menjadi sumber bencana. Jadi, setiap wilayah harus punya antisipasi,” ujarnya.

 

Untuk itu, Wali Kota Bandung menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk memetakan titik rawan sampah dan membuat rencana tindak cepat. Koordinasi lintas sektor dengan dinas terkait akan diperkuat agar proses pengangkutan, pengolahan, hingga edukasi dapat berjalan efektif. (ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Gelar Wisuda Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026

13 Mei 2026 - 15:04 WIB

25 Ekor Sapi Diduga Lolos ke Jawa, Kasus SKH Palsu di Gilimanuk Disorot: Nama Oknum Polisi Disebut, Penyidik Dipertanyakan

13 Mei 2026 - 15:01 WIB

Percepat Ekonomi Kerakyatan, Danrem 102/Pjg Tinjau Progres Pembangunan KDKMP di Kotawaringin Timur

13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Personil polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

13 Mei 2026 - 08:51 WIB

Personil Polsek kapuas tengah Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

13 Mei 2026 - 08:49 WIB

Trending di News