Cilacap, nuansarealitanews.com – Di tengah hiruk pikuk liputan dan kerasnya dunia jurnalistik, terselip kisah inspiratif dari seorang pewarta di Cilacap yang memilih meninggalkan mikrofon sejenak untuk memegang sekop dan membangun jalan desa. Dialah Marjuki, yang akrab disapa ‘Joker’ oleh rekan media, Kabiro Realita News Cilacap, yang membuktikan bahwa dedikasi pada masyarakat tidak hanya diukur dari tajamnya pena, tetapi juga dari kepedulian nyata. Jum’at, 05/12/2025.

Dari Liputan Pahit Manis, ke Aksi Nyata di Bantarsari
Bagi Joker, asam, garam, pahit, dan manisnya dunia jurnalistik sudah menjadi santapan sehari-hari. Namun, keunikan dan kebaikannya yang tulus telah menjadikannya sosok yang tak terlupakan di mata rekan dan masyarakat.
Kepeduliannya kali ini melampaui tugas jurnalistik. Melihat kondisi infrastruktur jalan lingkungan di wilayah Desa Bantarsari—yang kebetulan merupakan akses menuju rumah kediamannya—yang memprihatinkan, hati Joker tergerak.
Tanpa menunggu alokasi dana dari pemerintah, ia mengambil inisiatif yang mengejutkan: mengumpulkan dana sendiri untuk perbaikan jalan.
Kaperwil NRTV Acungi Jempol: ‘Bukan Sekadar Omon-Omon’
Aksi nyata ini mendapat apresiasi tinggi dari rekan seprofesi. Sastri, Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media NRTV Jawa Tengah, dengan bangga mengacungkan jempolnya kepada Marjuki.
> “Ini luar biasa! Salah satu rekan kita yang sangat peduli pada lingkungan dan niatnya sangat mulia dalam membantu warga masyarakat dan pemerintahan desa,” ungkap Sastri (SAS).
> “Ia juga bukan hanya sekadar omon-omon (omong kosong), tapi dibuktikan dengan nyata. Bisa kita lihat dari juangnya mengusahakan dan mengumpulkan dana serta material untuk pembangunan jalan lingkungan tersebut,” tambah SAS.
Menurut Sastri, kebaikan Joker tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur. Joker dikenal sebagai pribadi yang tidak sungkan membantu sesama rekan, baik menyumbangkan materi maupun tenaga ketika ada masalah di lapangan.
> “Di sisi itu juga ia tidak berharap meminta imbalan kepada siapa pun, dan tidak ada maksudnya untuk bersaing atau menjatuhkan siapa pun. Kebaikan ini murni ia lakukan karena hati,” tutup SAS, menekankan kemuliaan niat Marjuki.
>”Gotong Royong dari Hati, Pembangunan Hampir 70% Selesai
Dengan kegigihan mengumpulkan dana dari orang-orang baik dan dermawan, pembangunan jalan lingkungan tersebut sudah hampir mencapai 70% selesai, meskipun masih ada sedikit kekurangan material seperti pasir dan batu split.
Aksi ini adalah tamparan halus yang menyentuh, mengingatkan semua pihak bahwa pembangunan dan pelayanan publik adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari kepekaan individu.
> “Tujuan saya tidak ada sedikitpun ingin dipuji, apalagi untuk menjatuhkan pemerintah desa. Keikhlasan saya hanya satu: membantu dan memperlancar warga masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari yang melewati akses jalan ini,” ujar Joker.
>
Harapan besarnya adalah jalan lingkungan ini dapat awet dan bertahan lama, sehingga bisa terus digunakan oleh warga dari pejalan kaki hingga pedagang yang membawa hasil panen atau barang dagangan.
Kisah Joker menjadi pengingat yang mengharukan: di balik profesi apapun, semangat pengabdian dan kepedulian tulus pada kemaslahatan umat adalah esensi tertinggi dari kemanusiaan.
(SAS NR)












