Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Progres Flyover Nurtanio Capai 87 Persen, Diupayakan Dibuka Saat Nataru

badge-check


					Progres Flyover Nurtanio Capai 87 Persen, Diupayakan Dibuka Saat Nataru Perbesar

Proyek pembangunan Flyover Nurtanio Kota Bandung menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat 12 Desember 2025, pengerjaan telah mencapai 87,7 persen dan pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Bandung tengah mengupayakan agar sebagian akses dapat dibuka pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 

Kondisi ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau lokasi pekerjaan.

 

Ia meninjau bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan serta Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar, Jumat 12 Desember 2025.

 

AHY menyebut proyek Flyover Nurtanio sudah lama dinanti masyarakat karena menjadi solusi utama terhadap kemacetan kronis di kawasan perlintasan sebidang rel kereta.

 

“Selama ini kita merasakan kemacetan yang berdampak pada transportasi masyarakat dan distribusi barang dan jasa. Kemacetan ini dipicu perlintasan kereta, baik Bandung Raya maupun feeder KCJB jalur Padalarang–Bandung,” ungkapnya.

 

Menteri AHY menjelaskan, pembangunan flyover menelan anggaran sekitar Rp62 miliar. Dari total 550 meter panjang penanganan, flyover memiliki panjang konstruksi 90 meter dengan bentang 25 meter, 40 meter, dan 25 meter.

 

“Lebar yang sudah diaspal adalah 10,5 meter, dan jika ditambah parapet, totalnya menjadi 11,5 meter. Kita berharap akhir bulan atau akhir tahun 2025 proyek ini selesai dan bisa langsung dimanfaatkan warga Bandung,” kata AHY.

 

Ia menuturkan, berfungsinya flyover ini diproyeksikan mampu mempersingkat waktu tempuh kendaraan sekaligus mengefisiensikan perjalanan kereta api.

 

“Headway kereta yang sebelumnya 15 menit juga bisa dipersingkat. Ini akan meningkatkan layanan transportasi dan mobilitas keluar-masuk Bandung,” jelasnya.

 

AHY juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR, PT Modern Widya Technical, serta Pemerintah Kota Bandung atas kerja kolaboratif yang telah dilakukan.

 

Saat ditanya tentang kemungkinan pembukaan saat Nataru, AHY menyatakan perlunya kehati-hatian.

 

“Kita lihat nanti. Semua harus proper dan aman digunakan, mulai dari kekuatan aspal hingga seluruh aspek keselamatan lainnya,” jelasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut progres ini dengan suka cita. Ia menilai flyover akan menjadi titik awal penting bagi peningkatan konektivitas di Bandung Raya.

 

“Alhamdulillah, dengan ini satu titik kemacetan bisa terurai. Yang menggembirakan, flyover ini juga makin mendekatkan kita pada realisasi elektrifikasi kereta Padalarang–Rancaekek,” ujar Farhan.

 

Menurutnya, jika proses elektrifikasi dapat diwujudkan dalam dua tahun ke depan, mobilitas masyarakat akan meningkat pesat.

 

“Konektivitas adalah salah satu Asta Cita Presiden, dan ini bisa terwujud lebih cepat. Mudah-mudahan ya. Pokoknya tanggal 24 Desember malam kita coba buka pelan-pelan, lalu 31 Desember juga kita upayakan. Tolong doanya, bismillah,” tuturnya. (rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Piket polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

8 Mei 2026 - 14:19 WIB

Piket Polsek Kapuas Tengah laksanakan PAM shalat Jum’at di masjid Al Furqon Pujon.

8 Mei 2026 - 14:16 WIB

Piket Polsek kapuas tengah Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

8 Mei 2026 - 14:13 WIB

Giat Berikan Imbauan kepada warga masyarakat rutin oleh piket Polsek Kapuas Tengah.

8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Personil Polsek kapuas tengah laksanakan Patroli Rutin ke bank BRI unit Pujon.

8 Mei 2026 - 14:06 WIB

Trending di News