Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Traktor Bantuan Di Desa Cengal Maja Diduga Dijual Oknum : Modus Tukar Tambah dan Penjualan Untungkan Pribadi

badge-check


					Traktor Bantuan Di Desa Cengal Maja Diduga Dijual Oknum : Modus Tukar Tambah dan Penjualan Untungkan Pribadi Perbesar

Majalengka, NR – Bantuan traktor dari pemerintah yang seharusnya menjadi angin segar bagi kelompok tani di Desa Cengal, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, justru menjadi polemik. Dugaan praktik penjualan traktor bantuan ini mencuat setelah adanya laporan dari narasumber yang enggan disebutkan namanya.

 

Menurut sumber tersebut, awalnya pengajuan untuk mendapat traktor tersebut mengatasnamakan kelompok tani mekarrahayu, yang kemudian menerima traktor berukuran besar sebagai bagian dari program bantuan pemerintah.

 

Namun, tak lama kemudian, traktor tersebut ditukar dengan traktor yang lebih kecil. Proses “tukar tambah” ini menimbulkan kecurigaan adanya keuntungan pribadi yang diambil oleh oknum tertentu.

 

“Awalnya dapat traktor besar, tapi kemudian ditukar dengan yang lebih kecil. Pasti ada selisih harga dari tukar tambah itu. Pengelola bantuan traktor tersebut yakni didin yang diketahui sebagai ketua PAC Partai PPP di wilayah Maja.” ujar sumber tersebut.

 

Lebih lanjut, sumber tersebut mengungkapkan bahwa traktor kecil hasil tukar tambah itu kemudian dijual kepada warga di kecamatan yang sama dengan harga Rp 17 juta. Penjualan ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan bantuan pemerintah.

 

Menanggapi dugaan isu penjualan traktor tersebut dan sebagai pelengkap pemberitaan, awak media ini melakukan konfirmasi kepada ketua kelompok tani Mekarrahayu yaitu Udin Barbara sekaligus sebagai Perangkat Desa Cengal menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui jelas dan hanya dipinjam nama kelompom tani oleh saudara didin.

 

“Kelompok tani mekarrahayu itu tidak tahu apa-apa tentang bantuan traktor tersebut, dulunya didin ada ke kelompok meminjam nama kelompok tani untuk pengajuan traktor bantuan dari aspirasi dewan. Tetapi setelah lama kemudian tidak ada kabar, munculah kabar bahwa traktor itu ditukar ke traktor kecil karena traktor bantuan sangat besar tidak masuk ke sawah(tidak efektik), lalu ada kabar lagi traktor kecil itu dijual dengan harga 17juta”.ujarnya. Rabu, (26/11/25).

 

Sementara itu, Didin selaku ketua PAC Partai PPP di wilayah Maja yang diduga digadang-gadang sebagai aktor utama dalam penjualan traktor bantuan tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp tidak menjawabnya sampai berita ini tayang dan malah memblokir nomor whatsap awak media.

 

Kasus dugaan penjualan traktor bantuan ini menambah daftar panjang permasalahan terkait penyaluran bantuan pertanian di daerah.

 

Masyarakat berharap, pemerintah dapat lebih Transparan dan ketat dalam mengawasi program-program bantuan agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Dengan tayangnya berita ini, awak media nuansarealita akan terus menggali informasi lebih lanjut terkait kasus ini dan mengawal proses investigasi yang dilakukan oleh pihak terkait.

 

(Tim Biro Majalengka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Piket polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

8 Mei 2026 - 14:19 WIB

Piket Polsek Kapuas Tengah laksanakan PAM shalat Jum’at di masjid Al Furqon Pujon.

8 Mei 2026 - 14:16 WIB

Piket Polsek kapuas tengah Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

8 Mei 2026 - 14:13 WIB

Giat Berikan Imbauan kepada warga masyarakat rutin oleh piket Polsek Kapuas Tengah.

8 Mei 2026 - 14:10 WIB

Personil Polsek kapuas tengah laksanakan Patroli Rutin ke bank BRI unit Pujon.

8 Mei 2026 - 14:06 WIB

Trending di News