Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Polda Bali Terjunkan Ratusan Personel, Pertebal Pengamanan Gereja

badge-check


					Polda Bali Terjunkan Ratusan Personel, Pertebal Pengamanan Gereja Perbesar

Polda Bali tidak ingin menganggap remeh pengamanan perayaan Hari Raya Natal tahun 2025.

 

Selain mengerahkan personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Agung, Polda Bali juga mempertebal pengamanan dengan menambah kekuatan di sejumlah gereja.

 

Sebanyak 157 personel Polda Bali ditugaskan untuk memperkuat pengamanan di sembilan gereja yang berada di wilayah Denpasar dan Badung. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

Adapun sembilan gereja yang mendapatkan pengamanan tambahan tersebut yakni Gereja Katedral Renon, Gereja Maranata Jalan Untung Surapati, Gereja Mawar Sharon Jalan Mahendradata, Gereja Huria Kristen Batak Jalan Pulau Belitung, Gereja Gembala Yang Baik Jalan Sari Dana Ubung, Gereja Lembah Pujian Jalan Antasura, Gereja Santo Petrus Jalan Gunung Batok, Gereja Baitani Jalan Teuku Umar, serta Gereja Katolik Fransiskus Xaverius Kuta.

 

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penambahan personel dilakukan untuk mengoptimalkan pengamanan selama pelaksanaan ibadah Natal.

 

“Pengamanan gereja menjadi prioritas utama. Penguatan sistem keamanan dilakukan melalui pengamanan ring 1, ring 2, dan ring 3, termasuk peningkatan Standard Operational Procedure (SOP),” tegas Karo Ops saat memimpin apel di halaman depan Mapolda Bali, Rabu (24/12/2025).

 

Perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 1995 ini juga menekankan kepada seluruh personel pengamanan agar mengedepankan langkah-langkah preventif serta menjalin komunikasi aktif dengan masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan harus bersifat visibel, menenangkan, tidak menimbulkan rasa intimidasi, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

“Polri harus hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memastikan umat dapat melaksanakan ibadah Natal dengan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

 

 

(Yadon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelompok Tani Siap Gandeng LBH Jakarta, Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Bareskrim & PTUN

8 Mei 2026 - 13:30 WIB

POLRES SERUYAN GELAR PATROLI OBJEK VITAL KAWASAN PERBANKAN KOTA KUALA PEMBUANG

8 Mei 2026 - 13:24 WIB

POLSUBSKTOR DANAU SELULUK PATROLI DAN AMANKAN SPBU 66.742.01 DI DESA RUNGAU RAYA

8 Mei 2026 - 13:17 WIB

KAPOLSEK HANAU HADIRI PAPARAN TINDAK LANJUT KONSEP FKPMS PT. TAPIAN NADENGGAN UNTUK KOPERASI PELANGI DANAU SELULUK

8 Mei 2026 - 12:30 WIB

POSPOL BATU AGUNG HADIRI SERAH TERIMA JABATAN KEPALA DESA DAN KETUA TP PKK DESA BATU AGUNG

8 Mei 2026 - 12:25 WIB

Trending di News