Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Ketua IWOI Majalengka Soroti Perbaikan Jalan Pemda di 30 Titik, Sedangkan Jalan Rusak Parah yang Viral Tak Diperhatikan

badge-check


					Ketua IWOI Majalengka Soroti Perbaikan Jalan Pemda di 30 Titik, Sedangkan Jalan Rusak Parah yang Viral Tak Diperhatikan Perbesar

Majalengka, NR– Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Majalengka, Fahmi I.S, mengeluarkan kritik yang tajam terkait langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Majalengka yang mengklaim telah melakukan perbaikan jalan di 30 titik dalam persiapan mudik dan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Fahmi, upaya tersebut terkesan tidak menyentuh inti masalah yang menjadi keluhan utama masyarakat dan pengguna jalan.

“Padahal ada jalan utama yang sering dilalui kendaraan bolak-balik – baik untuk aktivitas ke pabrik maupun ke lahan sawah – yang kondisi rusaknya bahkan pernah viral di media sosial, namun hingga kini tak juga mendapatkan perhatian dan perbaikan,” tegas Kang Fahmi.

Kang Fahmi menjelaskan bahwa jalan utama yang dimaksud menjadi tulang punggung perekonomian lokal, karena banyak digunakan oleh pengusaha kecil, petani, dan pekerja yang melakukan aktivitas sehari-hari.

Kondisi jalan yang rusak dengan berlimpah lubang tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan menambah biaya operasional kendaraan.

“Sementara itu, perbaikan di 30 titik yang disebutkan pemda terkesan lebih fokus pada area yang dianggap ‘tampak’ untuk mudik, bukan pada infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Fahmi juga menekankan pentingnya transparansi dari pemda terkait alokasi anggaran perbaikan jalan, serta meminta agar penentuan titik perbaikan dilakukan dengan mendengar suara langsung dari masyarakat dan melakukan asesmen yang objektif terhadap kondisi infrastruktur jalan di seluruh kabupaten.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rusaknya Moralitas Birokrasi: Dugaan Skandal Asmara, Hedonisme, dan Transaksional Jabatan di Pekanbaru

23 Juni 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Bersama Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien di Lapangan SMP PGRI 23 Bantarsari

23 Juni 2026 - 12:13 WIB

Jejak Panjang Para Kesatria Amfibi, Pangkormar Kukuhkan 947 Prajurit

23 Juni 2026 - 12:12 WIB

22.250 KK Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III

23 Juni 2026 - 10:07 WIB

Rekonstruksi UU Cipta Kerja Harus Seimbangkan Investasi dan Keadilan Pekerja

23 Juni 2026 - 10:04 WIB

Trending di News