Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Cak Sam

Cari Open VCS di Aplikasi Hijau Berujung Pengancaman Dan Pemerasan, Rp 800 Ribu Melayang. Oknum CS di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam

badge-check


					Cari Open VCS di Aplikasi Hijau Berujung Pengancaman Dan Pemerasan, Rp 800 Ribu Melayang. Oknum CS di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Perbesar

Palangka Raya – Perbuatan ini jangan ditiru oleh siapapun !. Kumbang (26) oknum cleaning service (CS) di sebuah rumah sakit di Palangka Raya curhat ke Cak Sam Polda Kalteng karena diancam dan diperas oleh seseorang yang baru dikenalnya melalui aplikasi dewasa atau hijau, Minggu (15/3/2026).

“Halo selamat malam, cak sam. Saya tadi malam terkena jebakan VCS dan disuruh bayar VCS nya sekitar 800 dan ditambah dengan oknum mengatasnamakan Tribunnews ingin memeras saya bahkan diancam untuk disebarkan platform media seperti tiktok, YouTube, Facebook Twitter apakah cak sam bisa membantu saya. Trims,” curhat Kumbang.

Kumbang yang masih lajang ini, mencari open VCS melalui aplikasi hijau dengan membayar Rp 100 ribu. Pada waktu VCS pelaku diam-diam merekam layar aktifitas seksual tersebut dan setelah itu pelaku mengancam akan menyebarkan video tersebut, kalau Kumbang tidak mengirim uang lagi.

Terpaksa Kumbang mentransfer uang Rp 500 ribu agar video tersebut jangan disebarkan. Namun pelaku masih minta uang lagi sebesar Rp 300 ribu dengan alasan untuk penghapusan video secara permanen.

Tidak berhenti sampai d situ, pelaku juga mengatasnamakan media Tribunnews kembali meminta sejumlah uang. Karena tidak mau diperas lagi, Kumbang kemudian curhat ke Cak Sam.

Cak Sam kemudian menghubungi pelaku dan memberikan peringatan keras untuk tidak menyebarkan konten yang mengandung unsur pornografi karena itu melanggar hukum.

Akhirnya, pelaku mengurungkan niatnya dan menghapus video VCS tersebut dari gawainya.

“Stop VCS dengan siapapun, apalagi dengan orang yang baru dikenal di medsos karena VCS bisa direkam layar dan akan dijadikan alat pengancaman dan pemerasan,” imbau Cak Sam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cak Sam Polda Kalteng Mediasi Gosip Perselingkuhan di Lingkungan Olahraga Padel Palangka Raya, 4 Pemain Padel Dibina Dan Dimediasi

27 April 2026 - 01:43 WIB

Dituduh Mencuri Uang Rp 50 Ribu, Handphone Ditahan, Data Pribadi Disebarkan Dan Dikatai Boti, Karyawan Rumah Bilyard di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Karyawan Bengkel Dibina Dan Dimediasi

26 April 2026 - 04:31 WIB

Saat Live Instagram Dikatai LC, Siswi SMA Dan Karyawati Cantik di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Karyawan Toko Sembako Dibina Dan Dimediasi

25 April 2026 - 05:24 WIB

Renggut Kegadisan Dengan Janji Bertanggungjawab Dan Mokondo, Mahasiswi di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Ketua OSIS SMK di Palangka Raya Dibina Dan Dimediasi

24 April 2026 - 07:03 WIB

Selama 2 Tahun Diancam Disebarkan Video Syurnya, Siswi SMA di Kapuas Curhat Virtual ke Cak Sam Polda Kalteng, Oknum Siswa SMA di Kotim Dibina Dan Dimediasi Bersama Polsek Sungai Sampit

23 April 2026 - 01:19 WIB

Trending di Cak Sam