Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Camat Way Tuba Johanis Pantau Langsung Pencarian Dua Warganya yang Hanyut di Sungai Way Umpu

badge-check


					Camat Way Tuba Johanis Pantau Langsung Pencarian Dua Warganya yang Hanyut di Sungai Way Umpu Perbesar

WAY KANAN – NR Camat Way Tuba, Johanis, turun langsung meninjau proses pencarian dua warganya yang dilaporkan hanyut terseret arus di aliran Sungai Way Umpu, Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu. Kehadiran Johanis di lokasi pada Jumat (27/3/2026) bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga korban sekaligus mengawal sinergi tim gabungan dalam upaya penyelamatan.

 

Hingga memasuki hari kedua, tim dari Polres Way Kanan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan, TNI, dan Basarnas masih terus menyisir sungai. Fokus pencarian tertuju pada dua pemuda asal Say Umpu, Kecamatan Way Tuba, yakni Mawan (19) dan Feri (23), yang hingga kini statusnya belum ditemukan.

 

Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto, melalui Kapolsek Blambangan Umpu AKP Yudhianto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Kamis (26/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bersama empat rekannya hendak memancing dan mencoba menyeberangi sungai selebar ±60 meter dengan cara berenang karena arus yang deras.

 

“Diduga satu orang kehabisan tenaga saat berada di tengah sungai. Dua rekan lainnya berusaha menolong, namun nahas keduanya justru ikut terseret arus deras dan tenggelam. Sementara satu orang yang pertama kali hanyut justru berhasil selamat,” ujar AKP Yudhianto.

 

 

Sinergi antara petugas dan relawan masyarakat Kampung Segara Midar terus dimaksimalkan sejak hari pertama.

Tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD Way Kanan, dan relawan setempat.

 

Arus sungai Way Umpu yang cukup kuat menjadi tantangan utama bagi penyelam dan penyisir sungai.

Hingga Jumat sore pukul 17.00 WIB, keberadaan kedua korban belum membuahkan hasil.

 

 

Mengingat kondisi cuaca dan faktor keamanan di lapangan, otoritas setempat memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian pada Jumat sore.

 

“Saat ini petugas dari Tim Basarnas, BPBD, dan TNI-Polri menghentikan pencarian sementara di lokasi hilangnya korban. Proses penyisiran akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan jangkauan area yang lebih luas,” tambah Kapolsek.

 

Pemerintah Kecamatan Way Tuba melalui Camat Johanis bersama pihak kepolisian terus mengimbau warga untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi arus sedang meningkat tutupnya .(Ismail).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLSEK KAPUAS HULU PATROLI DI SPBU CEGAH PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI

3 Mei 2026 - 06:48 WIB

PATROLI DIALOGIS POLSEK KAPUAS HULU DI SPBU, PASTIKAN KETERSEDIAAN BBM AMAN

3 Mei 2026 - 06:36 WIB

POLSEK KAPUAS HULU GENCAR IMBAUAN MASYARAKAT AGAR JANGAN MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN

3 Mei 2026 - 06:25 WIB

CEGAH TERJADINYA KARHUTLA POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKUKAN SOSIALISASI

3 Mei 2026 - 06:22 WIB

Ribuan Warga Padati Lapangan Desa Bojong, Rayakan Memetri Bumi dengan Lakon Banjaran Bima

3 Mei 2026 - 05:05 WIB

Trending di News