Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Bupati Aceh Tamiang Dampingi Mendagri Tinjau Korban Bencana, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana

badge-check


					Bupati Aceh Tamiang Dampingi Mendagri Tinjau Korban Bencana, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana Perbesar

NuansaRealitanews.com – Aceh Tamiang. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama-sama Wabup Ismail, SE.I., mendampingi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam lawatan kunjungan kerjanya meninjau plus menyerahkan paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah titik, di antaranya Kampung Lubuk Sidup, Kampung Tanjung Gelumpang dan Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Sabtu 04/04/2026.

 

Dalam kesempatan itu, Armia Pahmi menyampaikan Apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian Menteri Dalam Negeri dengan secara langsung datang meninjau kondisi masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak Bencana. Mantan Wakapolda Aceh itu menilai, dengan kehadiran pemerintah pusat menjadi motivasi untuk percepatan pemulihan daerah terdampak yang sangat parah dari kabupaten lainnya di provinsi Aceh, tentunya.

 

“Pemkab/Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Menteri Dalam Negeri,yang terus memantau dan mendukung proses pemulihan di Aceh Tamiang khususnya,” ungkap Armia Pahmi terharu.

 

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyerbutkan. Penanganan bencana terus menunjukkan perkembangan positif, yang ditandai dengan menurunnya jumlah pengungsi secara signifikan dibandingkan awal bencana.

 

“Seluruh unsur beserta Kementrian bergerak cepat sesuai arahan Presiden, dan pemerintah akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” papar Tito Karnavian tegas.

 

Tito Karnavian menegaskan, pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada wilayah dengan dampak terberat, khususnya warga/Desa yang di Kecamatan Sekerak. Dan mengingat masih terdapat warga yang bertahan di tenda pengungsian.

 

Dan “Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bantuan uang lauk pauk Rp15 ribu per orang per hari, bantuan perabotan Rp3 juta, serta bantuan ekonomi Rp5 juta per kepala keluarga,” lanjutnya.

 

Tito juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan seluruh kendala dapat segera diatasi.

 

“Di Lubuk Sidup, hunian sementara telah selesai dibangun, namun masih ada kendala listrik dan air bersih. Sementara di Sekumur, pembangunan sempat terhambat longsor yang menutup akses jalan. Kami berharap pembangunan dapat segera dimulai kembali dalam waktu dekat,” jelasnya.

 

Terkait hunian tetap (huntap), Tito menjelaskan bahwa wilayah Sekumur merupakan daerah rawan sehingga membutuhkan penanganan khusus. Saat ini, Pemkab Aceh Tamiang tengah memperjuangkan lahan HGU PT Seumadam sebagai lokasi pembangunan.

 

“Jika lahan sudah clear, pembangunan huntap akan segera dilaksanakan oleh kementerian terkait. Targetnya sekitar tiga bulan setelah data dan kesiapan lahan terpenuhi. Masyarakat tidak perlu khawatir karena telah tersedia hunian sementara,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Mendagri merupakan besutan presiden Jokowi dua periode tersebut,juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 185 kepala keluarga di Kampung Lubuk Sidup, dan 276 kepala keluarga di Kampung Sekumur. Adapun bantuan tersebut berupa : Bantuan tunai, Bantuan paket sembako,dan alat perlengkapan dapur, serta toren penyaringan air. Dan bantuan perlengkapan Ibadah.

 

Di sisi lain, Kepala Pos Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan terkait pelaksanaan penyaluran 1.000 paket dapur, yang merupakan bagian dari program Paket Hidup Dasar guna meningkatkan kemandirian pangan masyarakat terdampak telah tersalurkan dengan lancar. Ungkapnya.

 

Selanjutnya Pemerintah juga akan membangun sumur bor di sejumlah titik sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi pentingnya kebutuhan air bersih dan sanitasi. Khususnya di Kampung Lubuk Sidup dan Desa Sekumur.

 

Pemerintah tegas berkomitmen untuk terus hadir dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi,dan memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi november 2025 yang lalu. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASI ILLEGAL MINING CEGAH PENAMBANGAN LIAR

29 April 2026 - 05:46 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISASI LARANGAN ILLEGAL MINING KEPADA MASYARAKAT

29 April 2026 - 05:42 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASI APLIKASI YANDUAN DIV PROPAM POLRI KEPADA MASYARAKAT

29 April 2026 - 05:38 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISASI APLIKASI/BARCODE LAYANAN DUMAS PROPAM POLRI

29 April 2026 - 05:34 WIB

MELALUI APEL PAGI POLSEK KAPUAS HULU TEKANKAN DISIPLIN PERSONEL

29 April 2026 - 05:30 WIB

Trending di News