CILACAP, Nuansarealitanews.com – Pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Cilacap terus menunjukkan tren positif. Proyek Preservasi Jalan Kalijeruk – Sarwadadi di Kecamatan Kawunganten kini telah mencapai progres fisik signifikan, yakni 50%. Proyek ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat infrastruktur jalan yang vital guna mendukung kelancaran transportasi dan pemerataan ekonomi di daerah.
Berdasarkan pantauan langsung awak media di lokasi pada Kamis (16/04/2026), fakta di lapangan menunjukkan aktivitas pengerjaan tengah berlangsung secara masif.

Tim redaksi melihat secara langsung proses pengecoran (rigid pavement) yang sedang berjalan, di mana sejumlah armada pengangkut material beton dan alat berat beroperasi secara intensif di bawah pengawasan teknis yang ketat.
Selain fokus pada pembangunan fisik, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Kehadiran proyek ini membuka lapangan kerja baru, di mana warga sekitar turut dilibatkan secara aktif sebagai tenaga kerja dalam proses pengerjaan jalan tersebut.
Di lokasi pekerjaan, Tegar selaku Koordinator Lapangan yang mewakili kontraktor pelaksana PT Harya Dewa, menegaskan komitmennya untuk merampungkan proyek ini sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.
“Kami selaku pelaksana berharap pekerjaan ini selesai tepat waktu sesuai dengan tempo yang diberikan, yakni 180 hari kalender. Fokus utama kami adalah memastikan kualitas rijid benar-benar sesuai dengan regulasi yang tertuang dalam RAB,” ujar Tegar kepada awak media saat memantau pengecoran berlangsung.
Detail Spesifikasi Teknis
Tegar memaparkan secara rinci mengenai volume dan dimensi pekerjaan yang tengah dilakukan.
Proyek ini mencakup penanganan jalan sepanjang 3.000 meter dengan spesifikasi teknis sebagai berikut:
Lebar Jalan: 5,5 Meter.
Lapisan Dasar (LC): Menggunakan beton kurus (Lean Concrete) setebal 10 cm.
Beton Utama (Rigid): Memiliki ketebalan mencapai 20 cm.
Mutu Beton: Menggunakan spesifikasi FS 3,8 MPa, standar kuat lentur tinggi untuk daya tahan maksimal.
“Kami tetap berkoordinasi secara aktif dengan pihak konsultan supervisi agar pengerjaan berjalan lurus sesuai aturan. Semua ukuran, mulai dari lebar jalan hingga ketebalan beton, kami pastikan presisi sesuai standar teknis,” terangnya.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Keterlibatan warga sekitar dalam pengerjaan ini disambut baik oleh masyarakat setempat.
Hal ini membuktikan bahwa proyek pemerintah tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi warga di sekitar area pembangunan.
Proyek senilai Rp 15,7 Miliar yang bersumber dari APBN TA 2025-2026 di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum ini diharapkan menjadi solusi bagi mobilitas warga di Desa Kalijeruk dan Desa Sarwadadi. Dengan progres yang telah menyentuh angka 50%, akses jalan yang kokoh kini mulai terlihat nyata di lapangan.
Profesionalitas pelaksana diharapkan mampu menghasilkan kualitas bangunan yang transparan, kuat, dan bermanfaat luas bagi pertumbuhan ekonomi serta kelancaran distribusi logistik di wilayah Kabupaten Cilacap.
*SASNR*












