Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Sapu-Sapu Bandung Jadi Rutinitas Baru: Libatkan 4.600 Orang

badge-check


					Sapu-Sapu Bandung Jadi Rutinitas Baru: Libatkan 4.600 Orang Perbesar

Kota Bandung memulai kebiasaan baru melalui program Sapu-Sapu Bandung, gerakan bersih-bersih serentak yang digelar setiap hari Minggu, pukul 04.00 hingga 07.00 WIB.

 

Dalam tahap uji coba ini, sekitar 4.600 aparatur kewilayahan turun langsung ke jalan untuk memastikan wajah kota tetap bersih, terutama saat akhir pekan ketika wisatawan ramai berkunjung.

 

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.

 

“Tujuannya membangkitkan kebiasaan baru, setiap Minggu subuh wali kota, camat, lurah, dan jajaran kewilayahan turun langsung membersihkan jalan,” ujar Farhan di Taman Cikapayang, Minggu 19 April 2026.

 

Menurut Farhan, pemilihan hari Minggu bukan tanpa alasan. Pada hari tersebut, banyak wisatawan datang untuk menikmati suasana kota.

 

Karena itu, Pemkot merasa berkewajiban memastikan jalanan yang dilalui wisatawan dalam kondisi bersih.

 

Saat ini, kegiatan masih dalam tahap percobaan. Dari rencana awal di 30 titik, pelaksanaan diperluas menjadi 47 titik yang tersebar di berbagai kawasan.

 

Beberapa lokasi seperti Lengkong Kecil dan Jalan L.LR.E. Martadinata menjadi catatan evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan berikutnya.

 

Kegiatan ini melibatkan seluruh kewilayahan di 151 kelurahan dan 30 kecamatan. Tidak hanya aparatur wilayah, dukungan juga datang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan petugas Gober.

 

Kepala DLH Kota Bandung, Darto menyebutkan, dalam kondisi normal pihaknya memiliki sekitar 260 personel.

 

Pada kegiatan ini, mereka disebar di 17 ruas jalan utama, ditambah dukungan penuh dari petugas Gober di seluruh kota.

 

“Untuk 10 minggu pertama, sudah kami agendakan kegiatan ini rutin setiap Minggu mulai pukul empat pagi,” kata Darto.

 

Sementara itu, Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Abriwiansyah Fitri menuturkan, keterlibatan personel sangat masif. Terdapat 2.904 petugas Gober dan rata-rata sekitar 100 ASN dari tiap kecamatan yang ikut terlibat.

 

“Kalau dirata-ratakan, total personel yang bergerak sekitar 4.000 orang lebih,” ujarnya.

 

Pemkot Bandung masih membuka ruang evaluasi dan masukan dari masyarakat serta media untuk menilai dampak langsung program ini.

 

Harapannya, Sapu-Sapu Bandung tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi tumbuh menjadi budaya bersih yang melekat di lingkungan pemerintahan sekaligus dirasakan manfaatnya oleh warga dan wisatawan. (ray)**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN PENYULUHAN BAHAYA PENYALAH GUNAAN NARKOBA

19 April 2026 - 06:58 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASI DALAM UPAYA BERANTAS PENYALAHGUNAAN NARKOBA

19 April 2026 - 06:55 WIB

CEGAH AKTIVITAS ILLEGAL LOGGING POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISIASI KEPADA MASYARAKAT

19 April 2026 - 06:52 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISASI ILLEGAL LOGGING CEGAH KERUSAKAN ALAM

19 April 2026 - 06:49 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN IMBAUAN CEGAH KERUSAKAN ALAM AKIBAT ILLEGAL MINING

19 April 2026 - 06:47 WIB

Trending di News