SAMPIT, Jumat 1 Mei 2026 – Menindaklanjuti potensi fenomena alam ekstrem yang mengancam wilayah Kalimantan Tengah, Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya beserta jajaran mengikuti kegiatan Zoom Meeting arahan langsung dari Kapolda Kalteng, Kamis (30/4/2026) siang.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan di Mapolsek KP. Mentaya, Polres Kotawaringin Timur (Kotim). Kapolsek KP. Mentaya, Ipda Ahmad Zaenal, hadir didampingi oleh Kanit Binmas untuk menyimak instruksi terkait kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino “Godzilla”.

Fenomena El Nino “Godzilla” diprediksi akan membawa kekeringan panjang yang meningkatkan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara signifikan di wilayah hukum Polda Kalteng. Dalam arahan tersebut, jajaran Polri diminta untuk melakukan langkah-langkah preventif sejak dini.
Kapolsek KP. Mentaya, Ipda Ahmad Zaenal, menyatakan bahwa pihaknya siap menjalankan instruksi pimpinan dengan memperkuat koordinasi di wilayah pelabuhan dan pesisir.
“Sesuai arahan bapak Kapolda Kalteng, kami akan meningkatkan patroli dialogis dan sosialisasi kepada masyarakat serta pelaku usaha di lingkungan pelabuhan agar tidak melakukan pembakaran lahan sekecil apa pun,” ujar Ipda Ahmad Zaenal.
Selain pengawasan fisik, Ipda Ahmad Zaenal menekankan pentingnya peran Kanit Binmas dalam mengedukasi warga terkait bahaya Karhutla di tengah cuaca ekstrem. Beberapa poin utama yang akan segera dilaksanakan antara lain Edukasi Masyarakat, Memberikan pemahaman mengenai dampak buruk Karhutla bagi kesehatan dan ekonomi. Deteksi Dini, Memantau titik-titik rawan api secara berkala melalui aplikasi pemantau hotspot. Sinergi Instansi, Berkoordinasi dengan stakeholder pelabuhan untuk memastikan ketersediaan sarana pemadam api ringan.
“Kita tidak boleh lengah. Fenomena El Nino kali ini diprediksi lebih kuat, sehingga kesiapan personel dan peralatan harus dipastikan mantap demi menjaga wilayah Kotim tetap bebas asap,” tutup Kapolsek.
Rangkaian kegiatan Zoom Meeting berjalan dengan lancar dan kondusif, menjadi titik awal penguatan strategi pencegahan bencana tahunan di wilayah Kalimantan Tengah.












