Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

KAMMI SUMUT Laporkan Kapolrestabes Medan ke Propam Polda Sumut, Buntut Lambannya Kasus Penganiayaan Khairul Umam

badge-check


					KAMMI SUMUT Laporkan Kapolrestabes Medan ke Propam Polda Sumut, Buntut Lambannya Kasus Penganiayaan Khairul Umam Perbesar

MEDAN, 6 Mei 2026 – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara melakukan aksi solidaritas di depan Mapolrestabes Medan pada Rabu (6/5). Aksi ini merupakan bentuk desakan atas lambannya proses hukum terkait kasus penganiayaan yang menimpa kader KAMMI, Khairul Umam.

 

Dalam orasinya di hadapan personel kepolisian, **Rifi Naufal Aslam** selaku perwakilan Pengurus Wilayah KAMMI SUMUT, menegaskan bahwa pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas tindakan premanisme yang dialami Umam.

 

“Kami menuntut keadilan segera ditegakkan. Kasus penganiayaan saudara Khairul Umam terjadi pada Minggu, 19 April 2026, di Aula Kantor Gubernur Sumatera Utara. Saat itu, sekelompok orang datang merusuh di acara Keluarga Alumni KAMMI (KAKAMMI) Sumut dan melakukan penyerangan kepada saudara Umam hingga kepalanya berdarah,” ujar Rifi saat menyampaikan tuntutannya.

 

Rifi juga menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja kepolisian yang dinilai lambat, terutama karena bukti-bukti video penganiayaan tersebut sudah tersebar luas di media sosial dan ditonton jutaan kali. KAMMI SUMUT juga mempertanyakan profesionalisme aparat yang diduga melepas pelaku setelah sebelumnya sempat diamankan oleh Satpol PP kantor Gubernur dan diserahkan ke pihak kepolisian.

 

**Lakukan Shalat dan Doa Bersama**

Di sela-sela aksi, massa melakukan shalat dan doa bersama di depan kantor Polrestabes Medan sebagai simbol permohonan agar keadilan dapat ditegakkan. Hal ini dilakukan setelah upaya komunikasi dengan Kapolrestabes Medan, Bapak Jean Calvin Simanjuntak, tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan tidak bersedia keluar menemui massa aksi.

 

**Laporkan Kapolrestabes ke Propam Polda Sumut**

Karena sikap tidak kooperatif dari pihak Polrestabes Medan, perwakilan KAMMI SUMUT langsung bergerak menuju Mapolda Sumatera Utara untuk melaporkan Kapolrestabes Medan ke Propam Polda Sumut.

 

“Karena Kapolrestabes tidak kooperatif untuk menjumpai kami, kami langsung bergerak ke Polda Sumut guna melaporkan Kapolrestabes Medan ke Propam,” tegas Rifi Naufal Aslam.

 

**Adapun poin-poin tuntutan dalam aksi tersebut adalah:**

1. Menyayangkan lambatnya proses hukum yang sedang berjalan terkait keadilan untuk saudara Khairul Umam.

2. Mendesak pencopotan Kapolrestabes Medan karena buruknya administrasi dan pelayanan publik di Polrestabes Medan.

3. Menilai tidak adanya profesionalisme aparat di Medan, karena diduga dengan sengaja melepas pelaku tindak pidana sebelum adanya pemeriksaan yang menyeluruh.

4. Mendesak Kapolrestabes Medan untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan di ruang publik yang menimpa saudara Khairul Umam.

 

Aksi ini ditutup dengan komitmen dari PW KAMMI SUMUT untuk terus mengawal kasus penganiayaan ini hingga para pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

(RLS/JSY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Gelar Wisuda Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026

13 Mei 2026 - 15:04 WIB

25 Ekor Sapi Diduga Lolos ke Jawa, Kasus SKH Palsu di Gilimanuk Disorot: Nama Oknum Polisi Disebut, Penyidik Dipertanyakan

13 Mei 2026 - 15:01 WIB

Percepat Ekonomi Kerakyatan, Danrem 102/Pjg Tinjau Progres Pembangunan KDKMP di Kotawaringin Timur

13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Personil polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

13 Mei 2026 - 08:51 WIB

Personil Polsek kapuas tengah Rutin lakukan imbauan larangan karhutla kepada masyarakat.

13 Mei 2026 - 08:49 WIB

Trending di News