Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Brigjen Farid Amansyah Berpulang, Polri Kehilangan Sosok Penting di Bidang Kedokteran Kepolisian

badge-check


					Brigjen Farid Amansyah Berpulang, Polri Kehilangan Sosok Penting di Bidang Kedokteran Kepolisian Perbesar

Bogor – Suasana haru menyelimuti Taman Makam Kehormatan Polri Cikeas, Cikeas Udik, Gunung Putri, Bogor, Sabtu (9/5/2026). Keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia melepas kepergian Sespusdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Farid Amansyah, Sp.PD., FINASIM, yang dimakamkan secara militer dengan penghormatan terakhir dari institusi yang telah dibesarkannya selama puluhan tahun pengabdian.

‎Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Sejumlah pejabat utama Polri, perwira tinggi, anggota Pusdokkes Polri, keluarga, hingga sahabat almarhum tampak hadir memberikan penghormatan terakhir.

‎Tembakan salvo dan penghormatan militer mengiringi penurunan jenazah ke liang lahat sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum.

‎Brigjen Farid Amansyah meninggal dunia pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kabar duka tersebut cepat menyebar di lingkungan kepolisian dan dunia medis nasional.

‎Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab wafatnya almarhum. Namun sejumlah kolega menyebut kepergian Brigjen Farid cukup mengejutkan lantaran sebelumnya masih menjalankan aktivitas seperti biasa.

‎Sosoknya dikenal aktif, disiplin, dan tetap terlibat dalam berbagai kegiatan kedinasan maupun pelayanan kesehatan.

‎Semasa hidup, Brigjen Pol. Dr. dr. Farid Amansyah dikenal sebagai salah satu figur penting dalam pengembangan layanan kesehatan di lingkungan Polri. Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9 Januari 1970, Farid menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sebelum kemudian melanjutkan karier sebagai dokter kepolisian.

‎Ia menyelesaikan pendidikan dokter spesialis penyakit dalam dan meraih gelar Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD). Dedikasinya di dunia akademik juga terus berlanjut hingga berhasil menyelesaikan program doktor ilmu kedokteran beberapa tahun terakhir.

‎Karier kepolisian Brigjen Farid dimulai melalui jalur Perwira Polri pada akhir 1990-an. Sejak saat itu, ia banyak dipercaya menduduki jabatan strategis di bidang kedokteran dan kesehatan kepolisian. Pengalaman panjangnya mencakup kepemimpinan di sejumlah rumah sakit Bhayangkara serta posisi penting di jajaran Pusdokkes Polri.

‎Almarhum pernah menjabat Kabidyankes Pusdokkes Polri dan sempat dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Kapusdokkes Polri. Jabatan terakhirnya sebagai Sekretaris Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Sespusdokkes) Polri menjadi salah satu posisi penting yang memperlihatkan besarnya kepercayaan institusi terhadap kapasitas dan integritasnya.

‎Tidak hanya dikenal sebagai dokter dan pejabat Polri, Brigjen Farid juga aktif dalam berbagai misi kemanusiaan. Ia pernah terlibat dalam pelayanan kesehatan haji Indonesia, kegiatan rehabilitasi kesehatan, hingga forum kesehatan internasional. Rekan-rekannya mengenang almarhum sebagai pribadi rendah hati yang dekat dengan anggota dan pasien.

‎Atas pengabdiannya, almarhum menerima berbagai penghargaan dan tanda kehormatan, termasuk Pin Emas Kapolri dan Bintang Bhayangkara Nararya. Penghargaan tersebut menjadi bukti dedikasi panjangnya dalam membangun sistem pelayanan kesehatan kepolisian.

‎Kepergian Brigjen Farid Amansyah meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga besar Polri, tetapi juga dunia kesehatan Indonesia. Sosoknya dikenang sebagai dokter perwira yang mengabdikan hidupnya untuk pelayanan, kemanusiaan, dan institusi negara.

‎Kini, pengabdian panjang itu telah berakhir di Taman Makam Kehormatan Polri Cikeas. Namun jejak dedikasi dan keteladanan Brigjen Farid Amansyah akan tetap hidup dalam ingatan banyak orang yang pernah mengenalnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Armia Pahmi Apresiasi kunker Ratu Bupati Serang di Aceh Tamiang

9 Mei 2026 - 14:19 WIB

Pengelolaan DD Cipasung Lemahsugih TA 2024-2025 Diduga Tidak Jelas, Rp. 286 Juta Lebih Menjadi Tanda Tanya Besar

9 Mei 2026 - 13:43 WIB

PAMAPTA III POLRES SERUYAN PATROLI DIALOGIS DI SPBU, CEGAH PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI DAN GANGGUAN KAMTIBMAS

9 Mei 2026 - 13:35 WIB

POLSEK HANAU PATROLI DIALOGIS, SISIR ATM DAN PASAR SAIK

9 Mei 2026 - 13:25 WIB

PERSONEL GABUNGAN POLRES SERUYAN AMANKAN LATIHAN INTENSIF ATLET PORPROV CABANG MOTOPRIX

9 Mei 2026 - 13:20 WIB

Trending di News