Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

MN KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026

badge-check


					MN KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026 Perbesar

Jakarta – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) Menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal, Rabu, 13 Mei 2026 di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Kalibata, Jakarta Selatan.

 

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia” menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi kebangsaan di lingkungan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang halal bihalal pasca Idulfitri, tetapi juga forum silaturahmi kebangsaan untuk memperkuat komitmen menjaga persatuan nasional di tengah dinamika bangsa dan tantangan global.

 

Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 menjadi ruang mempererat hubungan antar alumni HMI sekaligus mempertegas kontribusi KAHMI dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berperadaban,”.

 

Semangat persatuan dan kebangsaan mewarnai agenda Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) 2026 yang digelar penuh khidmat dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat nilai kebangsaan, serta menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

 

Dalam sambutannya, Koordinator Presidium MN KAHMI, Prof. Dr. Abdullah Puteh menegaskan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan sejarah sekaligus amanah besar bangsa Indonesia.

 

Tema pada kesempatan ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan sejarah dan amanah bangsa. Indonesia dibangun atas keberagaman suku, bahasa, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa telah mewariskan kepada kita semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi persatuan nasional,” ujar Abdullah Puteh

 

Ia menambahkan, di tengah dinamika sosial dan perkembangan global yang terus berubah, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, serta merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Suasana halal bihalal berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional, pengurus KAHMI, alumni HMI dari berbagai daerah, serta para undangan lintas elemen masyarakat. Kehadiran Jusuf Kalla, Riaza Patria dan Perwakilan Duta Besar Iran turut menambah nilai kebangsaan dalam forum silaturahmi tersebut.

 

Melalui kegiatan ini, MN KAHMI berharap semangat persatuan dan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda demi Indonesia yang harmonis, maju, dan berkeadilan.

 

Momentum Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 berlangsung penuh kehangatan dan semangat persatuan. Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Persatuan Indonesia” ini menjadi ruang refleksi kebangsaan sekaligus mempererat ukhuwah antar kader dan tokoh nasional dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial dan politik nasional.

 

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Ahmad Riza Patria menyampaikan apresiasi atas konsistensi KAHMI yang terus menghadirkan ide, gagasan, dan aktivitas positif bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.

 

“Hari ini dengan tema Merawat Persatuan Indonesia, saya berterima kasih karena kembali mendapat kesempatan hadir bersama para senior, termasuk Pak Jusuf Kala dan teman-teman pengurus. Kita bersyukur, itulah kelebihan KAHMI, selalu memiliki ide, gagasan, dan aktivitas yang luar biasa,” ujar Ahmad Riza Patria.

 

Ia menegaskan bahwa sebuah organisasi tidak cukup hanya memiliki gagasan dan pemikiran semata, namun juga harus dibarengi dengan ilmu, kontribusi nyata, serta kemampuan membangun perhatian publik terhadap berbagai persoalan bangsa.

 

Menurutnya, KAHMI selama ini dikenal sebagai organisasi yang memiliki idealisme kuat dan tetap kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Namun demikian, kritik yang disampaikan harus tetap mengedepankan semangat persatuan dan kepentingan bangsa di atas segalanya.

 

“KAHMI memiliki idealisme, tetap mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah. Saya berharap warga KAHMI memiliki gagasan-gagasan besar, tetapi juga menjadi organisasi pemersatu bangsa,” tegasnya.

 

Acara Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal MN KAHMI 2026 ini turut dihadiri berbagai tokoh nasional, pengurus, kader, serta elemen masyarakat yang bersama-sama meneguhkan komitmen menjaga persatuan Indonesia, memperkuat nilai kebangsaan, dan merawat semangat kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan menjadi simbol bahwa dialog, silaturahmi, serta kolaborasi lintas elemen tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan bersatu.

 

(JNI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Hari Libur Nasional, WBP Rutan Manna Kompak Percantik Masjid At-Taubah

14 Mei 2026 - 11:13 WIB

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Gelar Wisuda Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026

13 Mei 2026 - 15:04 WIB

25 Ekor Sapi Diduga Lolos ke Jawa, Kasus SKH Palsu di Gilimanuk Disorot: Nama Oknum Polisi Disebut, Penyidik Dipertanyakan

13 Mei 2026 - 15:01 WIB

Percepat Ekonomi Kerakyatan, Danrem 102/Pjg Tinjau Progres Pembangunan KDKMP di Kotawaringin Timur

13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Personil polsek lakukan Patroli ke pasar harian Pujon desa Pujon.

13 Mei 2026 - 08:51 WIB

Trending di News