Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Pedagang Asongan Tewas Terjepit Truk Bok di Atas KMP Tunu Pratama Jaya, Subuh Mencekam di Pelabuhan Gilimanuk

badge-check

GILIMANUK – Subuh yang biasanya riuh oleh proses muat kapal di Pelabuhan Gilimanuk berubah mencekam. Seorang pedagang asongan tewas mengenaskan setelah terjepit kendaraan bok di atas KMP Tunu Pratama Jaya 5888, Kamis 21 Mei 2026 pukul 03.20 WITA.

 

Korban bernama Suyanti, 33 tahun, warga Jalan Layur 7, Lingkungan Penginuman, Gilimanuk. Nyawanya tak tertolong setelah bagian kepala dan rahangnya terluka parah, mengeluarkan darah dari telinga.

 

Insiden terjadi saat kapal tengah melaksanakan proses muat kendaraan. Menurut keterangan petugas ABK KMP Tunu Pratama Jaya 5888, M. Fandi Ramadlani, ia baru saja selesai mengatur posisi parkir kendaraan di dalam kapal. Tiba-tiba ia melihat Suyanti sudah tergeletak di sebelah kanan bagian belakang truk bok.

 

Kepanikan pecah. Fandi bersama petugas darat dan security pelabuhan segera meminta bantuan. Korban dievakuasi menggunakan ambulans BBKK Gilimanuk dan dilarikan ke Puskesmas II Melaya untuk mendapat penanganan darurat.

 

Dokter jaga Puskesmas II Melaya, Suryono, berupaya menyelamatkan Suyanti. Namun luka berat yang diderita korban terlalu parah. Ia dinyatakan meninggal dunia di ruang penanganan.

 

Sopir truk bok bernomor polisi W 8653 UV, Alex Ahyudi, 46 tahun, asal Sidoarjo, Jawa Timur, langsung dimintai keterangan. Dua saksi lain, M. Fandi Ramadlani dan Mahesa Setiawan, petugas darat asal Banyuwangi dan Gilimanuk, juga dimintai keterangan untuk melengkapi laporan.

 

Jenazah Suyanti diserahkan kepada keluarga pada pukul 05.15 WITA dan diantar menggunakan ambulans Puskesmas II Melaya. Situasi di pelabuhan dilaporkan kembali kondusif.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat keras tentang bahaya aktivitas di area muat kapal, terutama bagi pedagang asongan yang sering berada di ruang sempit antara kendaraan besar. Polres Jembrana melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk telah menerima laporan lengkap untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

 

 

 

 

SY.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN BERIKAN IMBAUAN KAMTIBMAS SAAT LAKSANAKAN PATROLI SIANG

6 Juli 2026 - 09:01 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN PATROLI KE SPBU, ANTISIPASI DAMPAK DARI PENYESUAIAN HARGA BBM

6 Juli 2026 - 08:57 WIB

DPP-CIC : Minta Menteri Imipas Copot Kalapas Napi Kasus Korupsi Bebas Main HP di Lapas Salemba

6 Juli 2026 - 08:40 WIB

Cegah Perusakan Ekosistem Perairan, Polsek Kapuas Timur Sosialisasikan Bahaya Illegal Fishing untuk Keberlanjutan

6 Juli 2026 - 06:49 WIB

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

6 Juli 2026 - 06:46 WIB

Trending di News