MAGETAN – Nuansarealitanews.com — Semangat membangun sumber daya manusia yang berkualitas, memperkuat nasionalisme, serta menjaga kelestarian lingkungan menjadi pesan utama dalam Upacara Gabungan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67, Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, dan Hari Bumi ke-56 yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan di halaman Sekretariat Daerah, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang diikuti unsur Forkopimda, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno. Menurutnya, penggabungan tiga momentum nasional dalam satu peringatan memiliki makna strategis sebagai pengingat akan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan.
Suyatno menilai, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga ditentukan oleh kualitas pendidikan masyarakat, semangat persatuan bangsa, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Peringatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Ini menjadi momentum refleksi bersama bahwa kemajuan daerah harus dibangun melalui pendidikan yang kuat, semangat kebangsaan yang kokoh, dan kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Suyatno usai mengikuti upacara.
Ia menjelaskan, pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman, sementara semangat kebangkitan nasional harus terus ditanamkan agar masyarakat tetap memiliki rasa persatuan dan cinta tanah air di tengah derasnya arus globalisasi.
“Magetan tidak akan berkembang tanpa SDM yang berkualitas, semangat nasionalisme yang terus tumbuh, serta lingkungan yang tetap lestari untuk generasi mendatang. Ketiga aspek ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Suyatno menegaskan komitmen DPRD Magetan dalam mengawal berbagai kebijakan dan penganggaran yang mendukung peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah penting untuk menyiapkan generasi penerus yang kompetitif dan berkarakter.
Selain itu, ia juga menyampaikan dukungan terhadap program pemenuhan gizi nasional yang digagas pemerintah sebagai upaya menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif.
“Program pemenuhan gizi bagi anak-anak merupakan investasi jangka panjang. Generasi yang sehat dan cerdas akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan Kabupaten Magetan di masa mendatang,” katanya.
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional, Suyatno mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa dengan mengisi kemerdekaan melalui karya nyata, inovasi, dan kontribusi positif bagi daerah.
Sementara itu, berkaitan dengan peringatan Hari Bumi, ia mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan, dan menanam pohon dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam.
“Mari kita mulai dari tindakan kecil yang bermanfaat bagi lingkungan. Pengurangan sampah plastik dan gerakan penghijauan harus menjadi budaya bersama agar bumi tetap hijau, sehat, dan nyaman bagi generasi berikutnya,” ungkapnya.
Di akhir kesempatan, Suyatno berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek pendidikan, sosial, dan lingkungan.
“Bumi Magetan adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Pembangunan harus berjalan seiring dengan pelestarian alam agar manfaatnya dapat dirasakan hingga anak cucu kita nanti,” pungkasnya.












