Nuansarealitanews.com – Aceh Tamiang. Untuk memberikan rasa keadilan dan produksi minyak sawit serta berkeinginan pulih dan bangkit perekonomian masyarakat Aceh Tamiang khususnya.

Ismail, S.E.I. Wakil Bupati Aceh Tamiang menghadiri kegiatan penyerahan secara simbolis bantuan stimulan.
Yakni bantuan pupuk dolomit, alat kerja, dan dukungan pembiayaan bagi petani kelapa sawit berkelanjutan. Acara tersebut berlangsung di Desa/Kampung Suka Ramai, Kecamatan Seruway, Jumat 19/06/2026.
Ismail,S.E.l dalam kata sambutannya menyampaikan Apresiasi setinggi-tingginya,dan juga terima kasih kepada seluruh pihak-pihak yang telah berinisiatif,serta berkontribusi dalam membantu masyarakat Aceh Tamiang, khususnya para petani kelapa sawit yang terdampak bencana hidrometeorologi November 2025 lalu.
“pihak Pemkab menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam program ini. Sudah saatnya kita bersama-sama berikhtiar untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat melalui penguatan sektor perkebunan, yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat,” ungkap Wakil Bupati.
Lebih lanjut Ia menambahkan, dukungan yang diberikan,kita harapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi para petani kelapa sawit. Sehingga produktivitas pemilik kebun,dapat kembali meningkat dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Apabila produktivitas petani meningkat, maka perputaran ekonomi di daerah juga akan semakin baik. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan,” beber Ismail.
Sementara itu, Perwakilan Forum Konservasi Leuser (FKL), Hendra turut menyebutkan, Kabupaten Aceh Tamiang memiliki keunggulan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Ucap Hendra mantap.
Bumi Muda Sedia nama lainnya “Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang memiliki petani kelapa sawit bersertifikasi. Bantuan yang diberikan ini merupakan stimulan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat. Ke depannya,kami juga akan mengembangkan bibit-bibit unggul yang dapat dimanfaatkan oleh para petani. Mendorong meningkatkan produktivitas perkebunan,” ujlasnya.
Program bantuan tersebut ditujukan guna mendukung pemulihan, peningkatan produktivitas kebun kelapa sawit rakyat. Yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sejumlah 369 hektare kebun sawit rakyat yang tersebar di sejumlah desa, menjadi sasaran program ini. Hingga kini warga penerima manfaat mencapai 371 petani swadaya.
Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai lembaga dan mitra strategis, termasuk Forum Konservasi Leuser (FKL), sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Rantau, Camat Seruway, dan unsur Forkopicam Seruway, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perkebunan. Dan para Datok Penghulu, mitra strategis, serta masyarakat petani kelapa sawit Kampung Suka Ramai. (AR)












