Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

MTQ Ke-49 Kota Bandung Resmi Dibuka, 386 Peserta dari 30 Kecamatan Siap Berlaga

badge-check


					MTQ Ke-49 Kota Bandung Resmi Dibuka, 386 Peserta dari 30 Kecamatan Siap Berlaga Perbesar

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-49 Tingkat Kota Bandung resmi dibuka dan diikuti oleh 386 peserta yang berasal dari 30 kecamatan.

Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan mewakili Kota Bandung ke tingkat Provinsi Jawa Barat dan nasional.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju dan agamis (Bandung UTAMA).

Menurutnya, MTQ menjadi sarana strategis dalam membangun literasi Al-Qur’an serta memperkuat pembinaan generasi Qurani di tengah masyarakat.

“MTQ harus menjadi ruang pembentukan karakter, bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga keberkahan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Farhan di Masjid Alun-alun Bandung, Minggu 21 Juni 2026.

Farhan juga mengingatkan pentingnya regenerasi qari dan qariah Kota Bandung agar mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-49 Kota Bandung, Sarifudin melaporkan, kegiatan ini diikuti oleh 386 peserta dari 30 kecamatan se-Kota Bandung.

Ia menjelaskan, MTQ ke-49 dilaksanakan selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juni 2026, dengan dua lokasi utama pelaksanaan, yaitu Masjid Agung Alun-alun Kota Bandung dan Masjid Agung Al-Ukhuwah Kota Bandung.

“MTQ ini bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujarnya.

Sarifudin juga menyampaikan, cabang lomba disesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran, namun tetap mempertahankan substansi utama pembinaan tilawah, qiraat, dan hifzhil Qur’an.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Muhammad Ali Abdul Latif menyampaikan, MTQ merupakan bagian dari syiar Islam untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Ia menilai, MTQ selaras dengan program Kementerian Agama dalam penguatan moderasi beragama, harmoni sosial, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin.

“MTQ bukan hanya lomba membaca Al-Qur’an, tetapi gerakan membangun masyarakat yang berakhlak, moderat, dan berkemajuan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Bandung Utama, serta menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat yang religius dan berdaya saing.

Dengan dibukanya MTQ ke-49 ini, Pemerintah Kota Bandung berharap lahir qari-qariah dan hafiz-hafizah terbaik yang mampu membawa nama Kota Bandung ke tingkat yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat budaya Qurani di tengah masyarakat. (ray)**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SEMIFINAL KAPOLRES CUP 2026: NEON ESPORT VS TEAM SHIKI, SLAYER VS MIRACLE CIHUY — SIARAN LANGSUNG DI YOUTUBE DAN TIKTOK POLRES SERUYAN

21 Juni 2026 - 08:34 WIB

KAPOLSEK DANAU SEMBULUH: “SEMANGAT SPORTIVITAS DAN KEBERSAMAAN LEBIH PENTING DARI SKOR”

21 Juni 2026 - 08:27 WIB

LAKSANAKAN PATROLI DIALOGIS DIPERTOKOAN, POLSEK KAPUAS HULU ANTISIPASI TERJADI TINDAK PIDANA

21 Juni 2026 - 07:42 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN PATROLI DIALOGIS DI SPBU PASTIKAN KETERSEDIAAN BBM

21 Juni 2026 - 07:36 WIB

RUTIN BERIKAN IMBAUAN POLSEK KAPUAS HULU CEGAH TERJADI LAHGUN NARKOBA

21 Juni 2026 - 07:29 WIB

Trending di News