PANGKALAN BANTENG – Lapangan Mako Polsek Pangkalan Banteng tumpah ruah manusia, malam ke-3 perayaan HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung meriah. Festival Parade Reog Ponorogo menjadi suguhan utama, dengan diikuti 18 paguyuban dari 3 Kabupaten yakni Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara. Antusiasme warga luar biasa. Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan kekompakan barongan, gemuruh kendang, dan tarian khas Reog yang memukau.
Kehadiran perwakilan Keraton Surakarta, Bopo Sunarso KRT Suryo Agul Agul, menambah kehikmatan acara. Beliau menyerahkan piagam dan sertifikat apresiasi langsung kepada pimpinan masing-masing paguyuban Reog sebagai bentuk penghargaan dari Keraton Surakarta.Selain disuguhi seni budaya, warga juga dimanjakan dengan beragam wahana hiburan dan wisata kuliner di area Bazar UMKM.

Suasana kekeluargaan terasa kuat, dari anak-anak hingga orang tua tampak menikmati malam bersama.Bazar UMKM dan Panggung Budaya ini akan terus berlangsung sampai tanggal 4 Juli 2026. Polsek Pangkalan Banteng berharap kegiatan ini tidak hanya menghidupkan seni budaya, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng.Lebih dari itu, acara ini menjadi jembatan.
Lewat tawa, seni, dan kebersamaan, diharapkan kedekatan masyarakat dengan Polri semakin erat. Karena Bhayangkara hadir bukan hanya menjaga, tapi juga merayakan bersama rakyat.Bang, mau aku bikinin teks VO 20 detik buat video reels parade Reog-nya? Biar pas upload IG tim Humas tinggal tempel.












