Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Jelang Lebaran, Mendag dan Gubernur Jateng “Blusukan” di Kudus: Pastikan Dapur Warga Tetap Ngebul

badge-check


					Jelang Lebaran, Mendag dan Gubernur Jateng “Blusukan” di Kudus: Pastikan Dapur Warga Tetap Ngebul Perbesar

KUDUS, Nuansarealitanews.com – Suasana Pasar Baru Kudus pada Kamis (12/3/2026) pagi mendadak lebih riuh dari biasanya. Di tengah hiruk-pikuk warga yang berburu kebutuhan Lebaran, Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tampak menyusuri lorong-lorong pasar yang padat.

 

 

Bukan sekadar kunjungan formal, keduanya turun langsung untuk memastikan satu hal krusial: stabilitas harga dan keamanan stok pangan agar masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa dihantui lonjakan harga yang mencekik.

 

 

Daging Kerbau Jadi Sorotan, Cabai Masih “Bersahabat”

 

 

Langkah rombongan terhenti di lapak daging milik Rina. Sambil berbincang hangat, Mendag menanyakan langsung kondisi harga di tingkat bawah.

“Harga dagingnya berapa sekarang, Bu?” tanya Budi Santoso.

 

 

Rina mengungkapkan bahwa harga daging sapi dan kerbau—yang menjadi primadona di Kudus—masih stabil di angka Rp140.000 per kilogram. Meski harga masih terjaga, ia tak menampik adanya tantangan terkait pasokan.

 

 

“Alhamdulillah masih standar, tapi memang cari sapi sekarang agak susah. Harapan kami yang penting stoknya aman sampai Lebaran nanti supaya pembeli tidak kaget,” tutur Rina penuh harap.

 

 

Beralih ke sektor bumbu dapur, harga cabai justru membawa kabar segar. Saat ini, cabai rawit merah dibanderol Rp30.000/kg dan cabai rawit setan Rp40.000/kg. Angka ini jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yang mematok batas atas hingga Rp57.000/kg.

 

 

Pantauan Digital vs Realita Lapangan

Menteri Perdagangan menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya duduk di balik meja. Meski sudah memiliki Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau 550 titik pasar secara real-time, pengecekan fisik tetap menjadi prioritas.

 

 

“Aplikasi membantu kita melihat level kenaikan harga untuk intervensi cepat, tapi turun langsung seperti ini penting untuk melihat fakta sebenarnya di lapangan,” tegas Budi.

Berikut adalah daftar harga acuan yang terus dipantau ketat di Pasar Baru Kudus:

 

Komoditas Harga Acuan / HET

Beras Premium Rp14.900 /kg

Beras SPHP Rp12.500 /kg

Minyakita Rp15.700 /liter

Gula Pasir Rp17.500 /kg

Telur Ayam Ras Rp30.000 /kg

 

Siaga Operasi Pasar

Gubernur Ahmad Luthfi menjamin bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak akan tinggal diam jika terjadi lonjakan harga yang tak wajar. Sinergi dengan Bulog, Bank Indonesia, dan JTAB telah disiapkan sebagai “rem darurat”.

 

 

“Kita sudah siapkan skema operasi pasar dan intervensi melalui Bulog jika ada komoditas yang harganya mulai liar. Intinya, masyarakat jangan khawatir,” ujar Luthfi.

 

 

Dengan stok yang terjaga dan harga yang masih terkendali, pemerintah optimis momen Lebaran tahun ini akan berjalan kondusif bagi para pedagang maupun konsumen. (Sas NR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keadilan Yang Diperdagangkan, Kesaksian Ibu Sri Tenang Asih Mengurai Benang Kusut Oknum Penegak Hukum

3 Mei 2026 - 13:56 WIB

Jangkau 146.232 Penerima, Pemkot Bandung Genjot Penyaluran Bantuan Pangan

3 Mei 2026 - 11:15 WIB

Gebyar May Day 2026 Kota Bandung Penuh Kolaborasi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah

3 Mei 2026 - 11:13 WIB

Serikat Buruh Kecam Aksi Anarkis Saat May Day di Kota Bandung, Tegaskan Bukan Bagian Mereka

3 Mei 2026 - 11:11 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SOSIALISIASI KEPADA MASYARAKAT CEGAH ADA AKTIVITAS ILLEGAL LOGGING

3 Mei 2026 - 10:08 WIB

Trending di News