Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Sakti! Kang Adi S Sulap Pekarangan Rumah Jadi Pundi Rupiah Lewat Budidaya Ikan

badge-check


					Sakti! Kang Adi S Sulap Pekarangan Rumah Jadi Pundi Rupiah Lewat Budidaya Ikan Perbesar

Nuansarealitanews.com, Kotim (Kalteng) – Keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang bagi warga yang kreatif untuk menciptakan peluang ekonomi. Hal inilah yang dibuktikan oleh Kang Adi S, seorang warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (20/04/2026).

 

Memanfaatkan area pekarangan rumahnya yang terbatas, Kang Adi sukses menyulap lahan tersebut menjadi kolam budidaya ikan produktif. Tidak hanya satu jenis, ia membudidayakan empat komoditas sekaligus, yakni ikan lele, patin, mas, dan nila.

 

Pemanfaatan Lahan yang Efisien

Langkah yang diambil Kang Adi merupakan contoh nyata optimalisasi lahan pemukiman. Dengan manajemen kolam yang tertata, pekarangan rumah yang dulunya mungkin hanya lahan kosong, kini berubah menjadi aset yang menghasilkan keuntungan setiap harinya.

 

“Awalnya hanya mencoba memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah. Ternyata dengan pengelolaan yang serius, hasilnya cukup menjanjikan untuk menopang ekonomi keluarga,” ungkap Kang Adi.

 

Diversifikasi Jenis Ikan

Pemilihan empat jenis ikan (Lele, Patin, Mas, dan Nila) dinilai sebagai strategi cerdas untuk memenuhi berbagai segmen pasar:

 

Lele dan Nila: Memenuhi kebutuhan harian rumah tangga dan warung makan lokal.

 

Patin dan Ikan Mas: Menyasar konsumen khusus dan pasar yang lebih luas di wilayah Kotim.

 

Inspirasi bagi Warga Desa

Keberhasilan Kang Adi S ini mulai menarik perhatian warga sekitar Desa Bandar Agung. Inisiatifnya membuktikan bahwa ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi bisa dimulai dari lingkup terkecil, yaitu halaman rumah sendiri.

 

Pemerintah desa setempat pun berharap jejak Kang Adi dapat diikuti oleh warga lainnya, mengingat permintaan pasar akan ikan air tawar di wilayah Parenggean masih sangat tinggi. Kini, rumah Kang Adi tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi contoh nyata unit usaha perikanan yang inspiratif.

 

(Umar k)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Luncurkan Pekka Bersinar, Perkuat Kemandirian Ibu Kepala Keluarga

21 April 2026 - 12:20 WIB

Hari Kartini: Pemberdayaan Perempuan Kunci Kemajuan Peradaban Kota Bandung

21 April 2026 - 12:18 WIB

CEGAH LAHGUN NARKOBA, POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKUKAN SOSIALISASI DAN JUGA IMBAUAN

21 April 2026 - 10:05 WIB

CEGAH ADA PENYALAHGUNAAN NARKOBA POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN SOSIALISASI SERTA IMBAUAN

21 April 2026 - 10:03 WIB

POLSEK KAPUAS HULU AJAK MASYARAKAT AGAR TIDAK LAKUKAN PEMBALAKAN LIAR/ILLEGAL LOGGING

21 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di News