Nuansarealitanews.com, Kotim (Kalteng) – Keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang bagi warga yang kreatif untuk menciptakan peluang ekonomi. Hal inilah yang dibuktikan oleh Kang Adi S, seorang warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (20/04/2026).

Memanfaatkan area pekarangan rumahnya yang terbatas, Kang Adi sukses menyulap lahan tersebut menjadi kolam budidaya ikan produktif. Tidak hanya satu jenis, ia membudidayakan empat komoditas sekaligus, yakni ikan lele, patin, mas, dan nila.
Pemanfaatan Lahan yang Efisien
Langkah yang diambil Kang Adi merupakan contoh nyata optimalisasi lahan pemukiman. Dengan manajemen kolam yang tertata, pekarangan rumah yang dulunya mungkin hanya lahan kosong, kini berubah menjadi aset yang menghasilkan keuntungan setiap harinya.
“Awalnya hanya mencoba memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah. Ternyata dengan pengelolaan yang serius, hasilnya cukup menjanjikan untuk menopang ekonomi keluarga,” ungkap Kang Adi.
Diversifikasi Jenis Ikan
Pemilihan empat jenis ikan (Lele, Patin, Mas, dan Nila) dinilai sebagai strategi cerdas untuk memenuhi berbagai segmen pasar:
Lele dan Nila: Memenuhi kebutuhan harian rumah tangga dan warung makan lokal.
Patin dan Ikan Mas: Menyasar konsumen khusus dan pasar yang lebih luas di wilayah Kotim.
Inspirasi bagi Warga Desa
Keberhasilan Kang Adi S ini mulai menarik perhatian warga sekitar Desa Bandar Agung. Inisiatifnya membuktikan bahwa ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi bisa dimulai dari lingkup terkecil, yaitu halaman rumah sendiri.
Pemerintah desa setempat pun berharap jejak Kang Adi dapat diikuti oleh warga lainnya, mengingat permintaan pasar akan ikan air tawar di wilayah Parenggean masih sangat tinggi. Kini, rumah Kang Adi tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi contoh nyata unit usaha perikanan yang inspiratif.
(Umar k)












