Gunung Mas – Akselerasi program ketahanan pangan nasional terus digelorakan oleh jajaran Polres Gunung Mas. Melalui Polsek Rungan, langkah nyata ditunjukkan dengan menggelar aksi penanaman jagung hibrida di Desa Tumbang Kajuei, Senin (4/5/2026).
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini merupakan bagian dari Penanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026. Langkah strategis ini diambil guna mendukung penuh program prioritas pemerintah menuju swasembada pangan sektor jagung yang digagas oleh Presiden RI melalui program Asta Cita.

Pantauan di lapangan menunjukkan sinergi yang hangat antara aparat kepolisian dan warga. Personel Polsek Rungan yang dipimpin oleh Bripka Juli Andri, bersama Bripda Ilham Dava R. dan Bripda Andika Pratama, turun langsung ke lahan untuk menanam benih bersama masyarakat petani binaan.
Lahan seluas 2 hektar di Desa Tumbang Kajuei tersebut disiapkan secara khusus untuk mengoptimalkan hasil panen nantinya. Tak tanggung-tanggung, Polsek Rungan juga memfasilitasi pengadaan bibit unggul berupa 10 bungkus benih jagung Hibrida F1 Super Bisi 99 untuk memastikan kualitas produksi yang maksimal.
Kapolsek Rungan, Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian bukan sekadar seremonial. Menurutnya, ini adalah bentuk komitmen institusi dalam mengawal kedaulatan pangan dari tingkat desa hingga nasional.
Mewakili Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., Ipda Muhamad Helmi Hakim menyampaikan pesan penting mengenai keberlanjutan program ini. Ia berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani lokal di wilayah Rungan.
“Kami hadir menjalankan amanat Bapak Kapolres Gunung Mas untuk menyukseskan Asta Cita Presiden RI. Melalui penanaman jagung hibrida ini, Polri ingin membuktikan bahwa pendampingan kepada petani adalah kunci utama mencapai swasembada. Kami tidak hanya memberi bibit, tapi juga memberikan semangat dan rasa aman bagi petani untuk terus berproduksi,” ujar Ipda Muhamad Helmi Hakim.
Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Dengan terlibat langsung dalam aktivitas pertanian, personel Polri dapat menyerap aspirasi sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Masyarakat Desa Tumbang Kajuei menyambut antusias inisiatif ini. Para petani merasa terbantu dengan adanya bantuan benih berkualitas serta pendampingan langsung dari para personel Polsek Rungan yang dikenal sangat dekat dengan warga binaannya.
Dengan dimulainya penanaman di Kuartal II ini, diharapkan dalam beberapa bulan ke depan Desa Tumbang Kajuei mampu menjadi lumbung jagung percontohan di Kabupaten Gunung Mas. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polri siap menjadi garda terdepan dalam mendukung program pembangunan nasional di segala sektor. (sp)












