Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Waspada! Skrining HIV di Jogorogo Ungkap Risiko Besar bagi Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan

badge-check


					Waspada! Skrining HIV di Jogorogo Ungkap Risiko Besar bagi Ibu Hamil dan Bayi dalam Kandungan Perbesar

Ngawi – Nuansarealitanews.com — Suasana hangat dan penuh kepedulian terasa di Sekretariat ILP Desa Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Senin (29/6/2026). Sejumlah ibu hamil tampak antusias mengikuti kegiatan kelas ibu hamil yang tidak hanya menjadi ajang pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ruang berbagi pengetahuan demi keselamatan ibu dan calon buah hati.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bidan Desa Cory Ayu Maharani bersama Bidan Hidayatullah Mustafidah memberikan edukasi penting sekaligus melakukan skrining HIV kepada para peserta sebagai langkah deteksi dini.

 

Bidan Cory Ayu Maharani menjelaskan bahwa HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga penderitanya akan kesulitan melawan infeksi.

 

“Ketika ibu hamil terinfeksi HIV, kondisi tubuhnya akan semakin rentan. Tidak hanya itu, bayi dalam kandungan juga berisiko tinggi tertular jika tidak dilakukan penanganan sejak dini,” jelasnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa penularan HIV dari ibu ke bayi dapat terjadi sejak masa kehamilan, saat persalinan, hingga proses menyusui.

 

Sementara itu, Bidan Hidayatullah Mustafidah menegaskan bahwa kelas ibu hamil menjadi sarana penting untuk meningkatkan kesadaran kesehatan.

 

“Kami ingin para ibu tidak hanya sehat, tetapi juga memahami bagaimana menjaga kehamilan dengan baik melalui pemeriksaan rutin, termasuk skrining HIV,” ujarnya.

 

Dukungan juga datang dari Pj Kepala Desa Jogorogo, Prasetyo Raharjo, yang turut menegaskan pentingnya kegiatan tersebut bagi masyarakat desa.

 

“Skrining HIV ini merupakan langkah preventif yang sangat penting, khususnya bagi ibu hamil. Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan ini agar kesehatan ibu dan bayi bisa terjaga sejak dini. Kami berharap para ibu tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan demi kebaikan bersama,” jelasnya.

 

Di sisi lain, salah satu ibu hamil yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku mendapatkan pemahaman baru dari kegiatan tersebut.

 

“Saya awalnya tidak tahu kalau ada pemeriksaan seperti ini. Setelah dijelaskan, saya jadi lebih mengerti dan merasa lebih tenang. Ini penting sekali untuk kesehatan saya dan bayi saya,” tuturnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban. Para peserta tampak aktif bertanya dan mengikuti pemeriksaan dengan tertib.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit, khususnya HIV, semakin meningkat. Dengan demikian, ibu hamil dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan melahirkan generasi masa depan yang kuat dan berkualitas. (agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pangkormar Borong Gelar Juara Pada Kejurnas Menembak Multi Event Pengprov Perbakin 2026

29 Juni 2026 - 12:47 WIB

Kota Bandung Jadi Rujukan, Pemkot Padang Pelajari Sistem Parkir dan Transportasi

29 Juni 2026 - 11:14 WIB

Perkuat Akses Pendidikan, Wali Kota Ajak Semua Pihak Hadir untuk Anak

29 Juni 2026 - 11:13 WIB

Staf Ahli Bupati Hadiri Wisuda Santri MDTA ke-III se-Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026

29 Juni 2026 - 11:10 WIB

POLSEK KAPUAS HULU RUTIN LAKSANAKAN IMBAUAN SERTA SOSIALISASI LAHGUN NARKOBA KEPADA WARGA

29 Juni 2026 - 09:36 WIB

Trending di News