Denpasar – Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Sebanyak 1.121 personel mengalami rotasi jabatan berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor ST/1335/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Di lingkungan Polda Bali, mutasi menyentuh sejumlah pejabat utama, direktur, hingga empat jabatan kapolres. Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah pergantian Kabid Propam Polda Bali. Kombes Pol I Ketut Agus Kusmayadi mendapat penugasan baru di Divisi Propam Polri, sementara jabatan Kabid Propam Polda Bali kini diemban oleh Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga.
Di balik rotasi tersebut, muncul sorotan dari sebagian masyarakat terhadap penanganan sejumlah laporan dugaan pelanggaran etik maupun disiplin anggota Polri yang dinilai belum memberikan kepastian hasil kepada publik. Beberapa nama yang sering disebut dalam pemberitaan dan diskusi publik antara lain Ipda Haris Budiono, Iptu Sutawijaya, dan Ipda Gung Toris. Hingga saat ini, belum ada putusan resmi yang menyatakan para pihak tersebut terbukti melakukan pelanggaran dalam perkara-perkara yang dimaksud.
Selain itu, terdapat kritik dari sejumlah pihak terhadap fungsi Pengamanan Internal (Paminal) yang dinilai belum bekerja secara optimal dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Penilaian tersebut merupakan pandangan publik dan belum merupakan kesimpulan resmi mengenai kinerja institusi ataupun individu tertentu.
Mutasi pejabat di tubuh Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier. Namun, pergantian pimpinan juga memunculkan harapan agar pejabat baru mampu memperkuat pengawasan internal, meningkatkan transparansi, serta memberikan kepastian terhadap setiap laporan dugaan pelanggaran anggota Polri sesuai mekanisme hukum dan kode etik yang berlaku.
Selain pergantian Kabid Propam, rotasi di Polda Bali juga mencakup sejumlah jabatan strategis. Kepala Biro SDM Kombes Pol Agus Nugroho dipindahkan ke Polda Metro Jaya sebagai Karo SDM dan digantikan Kombes Pol Dewa Made Adnyana. Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Trimudi mendapat penugasan di Korlantas Polri dan digantikan Kombes Pol Yong Ferry Djon.
Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Radiant dimutasi ke Lemdiklat Polri dan posisinya diisi Kombes Pol Fahmi Arifrianto. Rotasi juga terjadi pada Direktur Polairud, Direktur Pamobvit, Dansat Brimob, Kabid TIK, Kabid Laboratorium Forensik, hingga sejumlah wakil direktur.
Di tingkat kewilayahan, empat jabatan kapolres turut berganti. Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati dimutasi ke Mabes Polri dan digantikan AKBP Cheery Sinta Maygrand Simamora. Kapolres Gianyar AKBP Chandra Citra Kesuma dipromosikan menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, sedangkan jabatannya diisi AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk. Posisi Kapolres Bangli kini dipercayakan kepada AKBP Aggun Adhika Putra.
Pergantian pejabat diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari rotasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, dan penegakan kode etik di lingkungan Polda Bali. Publik menanti tindak lanjut yang transparan terhadap setiap laporan masyarakat sehingga kepercayaan terhadap institusi Polri semakin meningkat sejalan dengan semangat Polri Presisi.












