SUKAMARA – Guna mempertebal sistem pertahanan keamanan lingkungan serta meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan, jajaran Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan kegiatan sambang dialogis secara terukur. Langkah nyata ini direalisasikan dengan memberikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat yang beraktivitas di seputaran pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Jelai, Kamis (02/07/2026) Pagi.
Operasi sambang dan edukasi yang bergerak secara taktis menyisir pemukiman bantaran sungai serta dermaga tradisional ini difokuskan untuk membangun kedekatan emosional antara aparat penegak hukum dan warga pesisir. Personel berseragam korps air secara jeli menyampaikan pesan-pesan keamanan guna menutup ruang spekulasi bagi bertumbuhnya sel kejahatan perairan, seperti penyelundupan barang ilegal, praktik judi, penangkapan ikan dengan bahan kimia (illegal fishing), maupun penyakit masyarakat lainnya. Kehadiran fisik kepolisian di lapangan ini terbukti efektif dalam menyajikan rasa aman yang nyata serta menekan niat pelaku kejahatan konvensional di jam sepi aktivitas.

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menerangkan bahwa pemberian imbauan secara berkala merupakan atensi prioritas pimpinan untuk merawat stabilitas wilayah perairan tetap kondusif. Pimpinan menegaskan bahwa kepolisian perairan berkomitmen penuh mengawal ketenteraman sosial dan moral publik, terutama dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Skema pencegahan yang tegas, transparan, dan akurat ini konsisten dikedepankan sebagai pilar utama pelayanan kepolisian prima yang bersih dan tepercaya.
Di sela-sela interaksi dialogis tersebut, petugas di lapangan juga memberikan pembekalan taktis mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri saat berlayar, seperti kewajiban menyediakan pelampung (life jacket) di setiap sarana transportasi air. Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan mandiri dan tidak ragu memanfaatkan fasilitas layanan darurat bebas pulsa Call Center 110 milik Polri sebagai wadah aduan cepat terintegrasi apabila mendeteksi adanya indikasi pelanggaran hukum di wilayah perairan. Edukasi preventif ini digalakkan masif demi menumbuhkan benteng pertahanan sosial yang kokoh berbasis kemitraan komunitas publik yang mandiri.
Seluruh rangkaian kegiatan pemberian imbauan kamtibmas di sepanjang pinggiran DAS Jelai dilaporkan telah berjalan dengan sangat lancar, aman, tertib, rukun, dan terkendali secara total tanpa adanya hambatan teknis maupun kejadian menonjol. Warga bantaran sungai menyambut positif kehadiran proaktif aparat dan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi menjaga keamanan lingkungan secara swakarsa. Sat Polairud Polres Sukamara menegaskan dedikasi terbaiknya untuk terus konsisten mempertahankan ritme pengawasan preventif dinamis ini demi merawat harmoni, kemakmuran, dan kedamaian jangka panjang seluruh masyarakat. (HMS)












