Cilacap, nuansarealitanews.com. Musibah tak terduga datang menyapa. Angin kencang yang tiba-tiba menerjang Desa Madusari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, pada Senin (29/9/2025), meninggalkan duka dengan merusak puluhan rumah di Dusun Cimelati.

Namun, di tengah kesedihan, secercah harapan langsung hadir dalam wujud kesigapan para prajurit.
Tak menunggu lama, jajaran TNI dari Kodim 0703/Cilacap segera bergerak.
Perintah dari Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Andi Azis, ditindaklanjuti cepat oleh Danramil Wanareja dan Dayeuhluhur, Kapten Inf. Setiyono, dengan menerjunkan personel ke lokasi.
Bersinergi dengan tim tanggap bencana, termasuk BPBD Majenang, Forkompincam Wanareja, aparat desa, dan Koramil sekitar, para prajurit ini langsung berbaur bersama warga.
Mereka bahu-membahu melakukan pendataan kerusakan dan membersihkan puing-puing sisa bangunan yang roboh.
“Kami selalu siap hadir di tengah masyarakat yang sedang terkena musibah.
Ini merupakan wujud nyata kebersamaan TNI dengan rakyat,” tutur Kapten Inf. Setiyono, menegaskan komitmen mereka di lokasi bencana.
Kehadiran prajurit di lapangan, termasuk Lettu Arh Soeyitno dari Pendim 0703/Cilacap, tak hanya membawa tenaga, tapi juga pesan kewaspadaan.
Selain membantu pembersihan, TNI aktif mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, bahkan menyarankan pemangkasan atau penebangan pohon yang berisiko tumbang demi keselamatan bersama.
Tak berhenti di situ, semangat gotong royong semakin nyata dengan disalurkannya bantuan material bangunan oleh TNI bersama BPBD Majenang.
Bantuan ini langsung dimanfaatkan warga untuk segera memperbaiki tempat tinggal mereka yang rusak.
Kepala Desa Madusari, Sukrayatno, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas respons cepat ini. “Kami merasa sangat terbantu. Kesigapan dan kepedulian TNI meringankan beban kami dalam menghadapi bencana ini,” ujarnya.
Kapten Inf. Setiyono menutup kegiatan dengan menegaskan kembali komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat—sebuah semangat yang bertepatan dengan momen HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV/Diponegoro (berdasarkan sumber saat ini, Kodam IV/Diponegoro merayakan HUT ke-75 di tahun 2025).
“Harapannya, pemulihan pasca bencana bisa berjalan cepat sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan tenang,” pungkasnya, menandaskan bahwa sinergi TNI dan rakyat adalah kunci untuk bangkit dari setiap cobaan.
(Sas NR)












