Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Belajar Penanggulangan Kemiskinan, Pemkot Bukittinggi Belajar ke Kota Bandung 

badge-check


					Belajar Penanggulangan Kemiskinan, Pemkot Bukittinggi Belajar ke Kota Bandung  Perbesar

Dalam upaya memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Kota Bukittinggi berkunjung ke Kota Bandung untuk mempelajari berbagai program pengentasan kemiskinan yang dinilai berhasil dan berkelanjutan.

 

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengakui keunggulan langkah-langkah konkret yang dilakukan Kota Bandung dalam menekan angka kemiskinan secara bertahap namun pasti.

 

“Kami melihat Kota Bandung sangat dinamis. Dengan populasi yang besar, tantangan kemiskinan juga besar. Namun Bandung mampu mengelolanya dengan pendekatan yang terintegrasi. Ini yang ingin kami pelajari dan terapkan di Bukittinggi,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Selasa 30 September 2025.

 

Ia mengungkapkan, Kota Bukittinggi tengah menargetkan penurunan angka kemiskinan secara signifikan dalam waktu dekat.

 

“Kami menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 4 persen. Untuk itu, kami perlu strategi yang tepat sasaran dan bisa diukur, seperti yang dilakukan di Bandung,” tambahnya.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menjelaskan, penanggulangan kemiskinan di Kota Bandung tidak hanya fokus pada bantuan sosial, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan kolaborasi antar sektor.

 

“Kami tidak hanya memberi bantuan, tapi juga membuka peluang. Masyarakat diberdayakan lewat program pengembangan usaha mikro dan pelatihan keterampilan. Infrastruktur di wilayah rawan miskin juga kami tingkatkan agar pertumbuhan ekonomi merata,” terang Erwin.

 

Program-program ini salah satunya dikoordinasikan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha.

 

Adapun angka kemiskinan di Kota Bandung berhasil ditekan dari 4,2 persen menjadi 3,87 persen, dan ditargetkan akan terus menurun di tahun 2025.

 

“Kami akan terus evaluasi program ini bersama tim TKPK agar hasilnya tepat sasaran dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap

Erwin. (yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PAMAPTA III POLRES SERUYAN PATROLI DIALOGIS BERSAMA DAMKAR, PERKUAT SINERGI CEGAH KARHUTLA DAN GANGGUAN KAMTIBMAS

10 Mei 2026 - 14:31 WIB

POLRES SERUYAN GELAR APEL SIAGA ON CALL, PATROLI BANK DAN CAFE

10 Mei 2026 - 14:22 WIB

SATPOLAIRUD POLRES SERUYAN SOSIALISASIKAN LARANGAN KARHUTLA DI KAMPUNG KUMAI KUALA PEMBUANG

10 Mei 2026 - 14:16 WIB

PAMAPTA I POLRES SERUYAN GELAR PATROLI OBJEK VITAL DI KUALA PEMBUANG

10 Mei 2026 - 14:12 WIB

PAMAPTA I POLRES SERUYAN PATROLI DIALOGIS, SOSIALISASIKAN SUPER APP POLRI KEPADA MASYARAKAT

10 Mei 2026 - 14:06 WIB

Trending di News