Menu

Mode Gelap
Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani Massa Reuni 212 Hanya Bisa Sampai Thamrin, Putar Balik ke HI Sambil Salawat Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

News

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 Pemkab Aceh Tamiang

badge-check


					Peringatan Hari Santri Nasional 2025 Pemkab Aceh Tamiang Perbesar

NansaRealitanews.com, – Karang Baru. Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung meriah dan penuh makna.

Peringatan hari santri tersebut ditandai dengan upacara yang dipusatkan di lapangan Kantor Bupati setempat, Rabu 22/10/25.

Momen ini menjadi panggung apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di bawah kepemimpinan Bupati Armia Pahmi dan Wabup Ismail terhadap peran sentral santri dan dayah.

 

​Dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH.

Terpantau awak media kegiatan upacara tersebut dihadiri oleh 2.240 santri yang berasal dari 29 dayah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara tegas menyatakan bahwa kehadiran ribuan santri ini mempertegas kalau Aceh Tamiang adalah salah satu kota santri di Indonesia. Ucapnya.

 

​Adapun puncak acara tersebut adalah momen pemberian penghargaan kepada puluhan santri yang telah mengharumkan nama daerah di ajang provinsi dan nasional. Penghargaan ini merupakan bentuk konkret apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi dan prestasi yang telah ditorehkan santri, sekaligus memotivasi generasi muda dayah lainnya.

 

Dalam amanatnya, Armia Pahmi menyoroti pentingnya santri dalam sejarah Aceh Tamiang sebagai pintu gerbang Aceh. Ia menekankan bahwa dayah memiliki kewajiban untuk menciptakan ulama andal sebagai perisai gempuran kebudayaan asing.

 

Selain itu, Armia Pahmi juga memastikan bahwa mutu pendidikan dayah tidak kalah dengan pendidikan konvensional, bahkan kini diperkaya dengan ekstrakurikuler untuk menopang santri wirausahawan. Ia juga menegaskan pentingnya menanamkan paham Pancasila dan rasa nasionalis di dayah.

 

“Dayah harus menjadi lembaga pendidikan yang menanamkan rasa nasionalis, santri harus ikut berperan menjaga bingkai NKRI,” harap Armia Pahmi.

 

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tamiang, Haliah menambahkan, alumni santri saat ini dituntut untuk lebih berkembang dan mampu mengisi seluruh elemen masyarakat. “Santri tidak harus membuka dayah, sekarang ini santri bisa masuk ke semua profesi,” ungkap Haliah.

 

Dengan mengusung konsep modern, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tamiang tetap menekankan pendalaman ilmu agama, khususnya kitab kuning, sebagai benteng utama akidah Islam. Langkah ini penting untuk mengantisipasi upaya penyesatan melalui pemalsuan kitab kuning. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MONITORING PROGRES PEMBANGUNAN SPPG 2 POLRES SERUYAN CAPAI 95 PERSEN

10 Mei 2026 - 03:21 WIB

MELALUI PROGRAM MINGGU KASIH, POLSEK KAPUAS TIMUR BERHARAP STABILITAS KAMTIBMAS TERUS MENINGKAT

10 Mei 2026 - 01:31 WIB

OPTIMALKAN PENGAMANAN AREA MAKO POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN SIAGA PENJAGAAN SIANG  

10 Mei 2026 - 01:27 WIB

POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN SIAGA PENJAGAAN SIANG OPTIMALKAN PENGAMANAN AREA MAKO

10 Mei 2026 - 01:25 WIB

POLSEK KAPUAS HULU SIAGA PENJAGAAN MALAM CIPTAKAN AREA MAKO AMAN SERTA KONDUSIF

10 Mei 2026 - 01:21 WIB

Trending di News