NuansaRealitanews.com – Banda Aceh. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Anugerah Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Aceh Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel The Pade, Banda Aceh.

Para Kontingen Kabupaten Aceh Tamiang sukses memborong delapan gelar juara dari berbagai kategori.
Adapun prestasi luar biasa tersebut diumumkan pada Selasa 04/11/2025, malam.
Dari total 14 kandidat terbaik yang dikirimkan, lebih dari separuhnya berhasil mengharumkan nama daerah, menunjukkan dedikasi dan kompetensi tinggi para tenaga pendidik Kabupaten Aceh Tamiang.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, melalui Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Sepriyanto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan semangat luar biasa dari para guru dan tenaga kependidikan kita. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, inovasi, dan dedikasi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang,” ungkapnya.
Armia Pahmi,pada kesempatan itu melalui Kadis Dikejar berpesan: Untuk para peraih juara, terutama pemenang Terbaik I, dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk mewakili Aceh di tingkat nasional.
Adapun para penerima penghargaan dari Kabupaten Aceh Tamiang. yakni : Syilvi Widiya Kesuma yang berhasil meraih gelar Terbaik I GTK Transformatif Kepala SMP, Ainul Mardiah sebagai Terbaik I Guru Dedikatif TK/PAUD, Yulia Syaraini sebagai Terbaik I Guru Dedikatif SMP, serta Eva Deliana yang dinobatkan sebagai Terbaik I Pelopor Kombel KS.
Selain itu, Santi Novrida berhasil meraih Terbaik II GTK Dedikatif Pengawas, Shilva memperoleh Terbaik III GTK Transformatif Perpustakaan Sekolah, Rika Syahputri meraih Terbaik III GTK Dedikatif Kepala TK/PAUD dan Muhammad Bahtiar menjadi Terbaik III Pelopor Kombel Pengawas.
Empat gelar Terbaik I yang berhasil diraih menunjukkan bahwa inovasi dan komitmen GTK Aceh Tamiang terus berkembang menuju arah positif.
Para pemenang diharapkan suri teladan dan inspirasi bagi tenaga pendidik lainnya,dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing di Bumi Muda Sedia nama lain sebagai julukan Kabupaten Aceh Tamiang. (AR)












