KOPRAL KNPI MAJALENGKA TETAP EKSIS, TELADAN ALUMNI PERGERAKAN BAGI GENERASI MUDA

JATIWANGI, Nuansa Realita – Suasana mempesona Bumi Perkemahan (Buper) Argalingga menjadi saksi kebersamaan KOPRAL (Korp Alumni) KNPI Kabupaten Majalengka. Di tengah dinamika zaman, para alumni pergerakan ini tetap menunjukkan eksistensi dan kiprahnya di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan hingga dunia usaha dan pendidikan.

Kehadiran para alumni KNPI yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun menjadi pengusaha menjadi gambaran bahwa perjalanan dalam organisasi kepemudaan tidak berhenti setelah masa kepengurusan berakhir. Lebih dari itu, pengalaman berorganisasi diharapkan menjadi bekal untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Di antara sosok yang hadir, terdapat Pak Camat Oo, Pak Agus yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, serta seorang pengusaha yang akrab disapa Dudukuy. Kiprah mereka menjadi inspirasi bahwa alumni pergerakan dapat terus berkarya sesuai dengan bidang dan tanggung jawab masing-masing.

H. Deni (Hade), Sosok Pengusaha yang Dekat dengan Masyarakat

Salah satu figur yang menarik perhatian adalah Kang H. Deni, yang akrab disapa Abi Hade. Selain dikenal sebagai pengusaha, ia juga menekuni usaha pertanian kentang. Di tengah kesibukannya, Abi Hade turut mengabdikan diri dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan.

Ia dipercaya menjadi imam di masjid di wilayah Cihaur, Kecamatan Talaga, sekaligus mengelola yayasan pendidikan dan pesantren di Kabupaten Majalengka. Kiprahnya dalam pengembangan pendidikan Islam juga menjangkau wilayah Burujul, Kecamatan Jatiwangi, melalui pengembangan pesantren tahfidz Al-Qur’an.

Sosok Abi Hade dikenal dekat dengan masyarakat. Ia relatif mudah ditemui dan kehadirannya tidak asing bagi warga Cihaur khususnya, serta masyarakat Majalengka pada umumnya.

Kesederhanaannya juga terlihat dalam keseharian. Abi Hade kerap terlihat membawa sarung yang disampirkan di pundaknya. Kebiasaan itu menjadi ciri khas tersendiri dari sosok yang dikenal murah senyum tersebut.

Saat ditanya wartawan Nuansa Realita mengenai kebiasaannya membawa sarung, Abi Hade menjawab dengan nada bercanda.

“Kalau dingin, bisa dipakai selimut. Begitu juga kalau sudah masuk waktu salat, tinggal dipakai,” ujarnya sambil tertawa.

Jawaban sederhana itu menggambarkan karakter Abi Hade yang santai, bersahaja, dan tidak menjaga jarak dengan orang-orang di sekitarnya.

Alumni Pergerakan Harus Terus Memberi Manfaat

Kiprah para alumni KOPRAL KNPI Majalengka menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang tidak semata-mata diukur dari jabatan atau kekayaan, tetapi juga dari dedikasi, kepedulian sosial, serta manfaat yang diberikan kepada lingkungan.

Bagi generasi muda Majalengka, pengalaman para alumni ini patut menjadi inspirasi. Organisasi kepemudaan hendaknya menjadi tempat menempa kepemimpinan, membangun jejaring, serta menumbuhkan semangat pengabdian yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selamat untuk KOPRAL (Korp Alumni) KNPI Kabupaten Majalengka. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan kiprah para alumninya semakin memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.

Nuansa Realita – Mengungkap Fakta, Menginspirasi Sesama.