DENPASAR, BALI — Langkah awal Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas institusi. Dalam kunjungan silaturahmi perdananya kepada Gubernur Bali Ir. Dr. I Wayan Koster, M.M., di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (15/10/2026), isu stabilitas keamanan, pembangunan daerah, dan perlindungan sektor pariwisata menjadi perhatian utama.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut bukan sekadar agenda perkenalan pejabat baru. Sinergi antara Polda Bali dan Pemprov Bali menjadi salah satu faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata.
Kapolda Bali hadir didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., serta sejumlah pejabat utama Polda Bali. Kunjungan tersebut sekaligus menandai komitmen awal kepemimpinan Kapolda Bali dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan itu, Pasma Royce menyampaikan apresiasi atas sambutan Gubernur Bali beserta jajaran Pemprov Bali. Ia juga menegaskan komitmen Polri untuk mendukung program pembangunan daerah, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.
PARIWISATA BALI MENJADI PERHATIAN STRATEGIS
Keamanan menjadi elemen penting bagi Bali yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian. Karena itu, kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, pelaku usaha, serta wisatawan domestik maupun mancanegara.
Di sisi lain, sinergi tersebut juga membutuhkan langkah nyata, koordinasi yang konsisten, dan respons cepat terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat maupun citra pariwisata Bali.
Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut baik kunjungan Kapolda Bali yang baru. Menurut keterangan dalam agenda tersebut, Pemprov Bali memandang kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum sebagai bagian penting dalam menghadapi tantangan pembangunan dan menjaga keamanan wilayah.
Pemprov Bali pun menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi dengan Polda Bali demi mendukung terciptanya rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
PUBLIK MENANTI BUKTI NYATA SINERGI
Pertemuan antara Kapolda Bali dan Gubernur Bali ini menjadi awal komunikasi yang diharapkan berlanjut pada kerja sama konkret. Tantangan berikutnya adalah memastikan koordinasi antarlembaga tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Mulai dari pemeliharaan kamtibmas, penanganan gangguan keamanan, hingga dukungan terhadap iklim pariwisata yang aman dan berkelanjutan, efektivitas sinergi kedua institusi akan terlihat dari pelaksanaan program serta hasil di lapangan.
Pertemuan di Gedung Jaya Sabha tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol hubungan kelembagaan yang diharapkan semakin erat.
Kini, harapan masyarakat Bali tertuju pada kesinambungan kerja sama tersebut: keamanan yang terjaga, pelayanan publik yang semakin baik, serta pariwisata yang tetap aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.
Yadon.









