MAJALENGKA, Nuansa Realita – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Majalengka pada 4 Oktober 2026, dinamika internal partai semakin menarik perhatian. Tiga nama yang disebut-sebut akan bersaing dalam forum tersebut yakni Asep Eka Mulyana, Dena Muhammad Ramadhan, dan Abdul Thoyib.
Musda yang menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah tersebut akan menjadi momentum untuk menentukan kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Majalengka untuk periode mendatang.
Asep Eka Mulyana merupakan salah satu kader senior Golkar Majalengka. Saat ini, Asep masih menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka.
Berdasarkan penelusuran Nuansa Realita, dukungan terhadap Asep Eka Mulyana masih terus menguat dari sejumlah unsur di internal partai. Namun demikian, dua nama lainnya, Dena Muhammad Ramadhan dan Abdul Thoyib, juga disebut memiliki dukungan dan ruang untuk melakukan konsolidasi menjelang pelaksanaan Musda.
Ketiganya merupakan kader Partai Golkar yang memiliki latar belakang dan pengalaman masing-masing. Dinamika dukungan di internal partai pun masih dapat berkembang hingga forum Musda berlangsung.
Musda 4 Oktober mendatang menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Majalengka dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Kepemimpinan tersebut juga akan menjadi bagian dari konsolidasi partai menghadapi agenda politik nasional dan daerah menuju 2029.
Dena Muhammad Ramadhan maupun Abdul Thoyib masih memiliki kesempatan untuk melakukan konsolidasi dan memperoleh dukungan dalam forum Musda. Begitu pula Asep Eka Mulyana yang masih memiliki basis dukungan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Majalengka.
Dengan demikian, ketiga kandidat masih memiliki peluang untuk mendapatkan amanah memimpin Partai Golkar Kabupaten Majalengka. Jawaban mengenai siapa yang akan mendapatkan kepercayaan peserta Musda akan ditentukan dalam forum yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026.
Musda bukan sekadar menentukan figur ketua, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi serta menyatukan kembali seluruh kekuatan internal Partai Golkar Majalengka.
Siapa yang akhirnya mendapat mandat? Kita tunggu hasil Musda 4 Oktober 2026.
DN







