Cilacap, nuansarealitanews.com. – Direktur Utama CV. Putra Tunggal Konsultan, Hasan, membantah tudingan yang menyebut perusahaannya bersekongkol dengan pihak pelaksana proyek peningkatan jalan di wilayah Kedungreja, Kabupaten Cilacap.
Hasan menegaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan tugas pengawasan sesuai prosedur dan spesifikasi yang ditetapkan.

Dalam klarifikasinya, Hasan menjelaskan detail teknis terkait dugaan pengurangan volume pekerjaan. Menurutnya, tudingan tersebut tidak benar.
“Kami sudah menanam beton dengan ketebalan 20 cm sesuai spesifikasi. Untuk bagian permukaan, memang kami munculkan setinggi 5-6 cm. Hal ini bertujuan agar sambungan antara jalan rabat beton dan aspal bisa landai dan bertemu dengan sempurna,” jelas Hasan.
Hasan juga menambahkan bahwa perusahaannya selalu berkoordinasi dan memberikan peringatan kepada pelaksana proyek agar pekerjaan diselesaikan sesuai volume dan standar yang telah ditentukan.
Penjelasan Terkait Papan Nama Proyek
Terkait sorotan media mengenai tidak adanya volume pekerjaan pada papan nama proyek, Hasan memberikan penjelasan.
“Di lokasi pekerjaan terkadang ada perubahan, jadi nanti ada yang dikurangi dan ada yang ditambahkan. Tapi, pada akhirnya total volume, sesuai dengan nilai anggaran yang sudah ditetapkan,” tutupnya.
Klarifikasi ini disampaikan Hasan sebagai hak jawab atas pemberitaan yang beredar di media online.
(Sas NR)












